PELAYANAN RUQYAH : Anda ingin terhindar dari gangguan Jin, Setan , Santet dan Sihir Maka Dirukyah

Jangan Berobat ke Dukun yang hanya menambah derita dunia dan akhirat.

Layanan Pengobatan Kami Sesuai Syar`i

Layanan Pengobatan kami dibantu doanya anak-anak dhuafa yang mengaji bukan dengan sesaji dan bantuan Jin.

ANDA BISA TERBANTU KAMI JUGA TERBANTU

Seluruh Infaq Anda Untuk Kegiatan Dakwah dan Kegiatan Pendidikan Diniyah.

Melayani Bimbingan Tesis 5

Buat Yang Sedang Bingung Membuat Skripsi dan Tesis Kami Juga melayani Bimbingan Dan Konsultasi.

Selasa, 30 September 2014

Praktek Kerja Lapangan Di Bengkel Motor Tentang Tromol

I. Trouble Shooting Pada Rem Tromol
A. Gangguan-gangguan Yang Dialami Adalah :
ü  Pengereman tidak bekerja
Pada saat pedal rem di injak trta[I kendaraan tetap barjalan dan tidak terjadi pengereman.
Penyebab :
1)      Kekurangan minyak rem
2)      Terdapat kebocoran pada pipa/sambungan
3)      Silinder utama mengalami kebocoran
Cara mengatasi :
1)      Tambahkan minyak rem
2)      Cari bagian yang mengalami  kebocoran dan perbaiki
3)      Perbaiki kerusakan silinder utama
ü  Rem bunyi
Penyebab :
1)      Kanvas ren aus/rusak
2)      Bantalan roda longgar
3)      Kontak yang tidak tepat antara kanvas dan tromol
Cara mengatasi :
1)      Ganti kanvas rem
2)      Kelonggaran bantalan roda diperbaiki
3)      Penyetelan kontak antara tromol dengan kanvas rem

B. Data Spesifikasi
Diameter dalam tromol
Srandart                            : 220 mm
Limit                                : 222 mm
Celah sepatu/kanvas dengan tromol
Standart                            : 7,5 mm
Limit                                 : 3 mm
Pedal rem
Tinggi pedal                      : 154,7 – 164,7 mm
Gerak bebas pedal             : 3-6 mm
Jarak cadangan prdal        : > 65 mm

C. Alat dan Bahan
a.  Mobil dengan rem tromol
b.  Kunci roda
c.  Dongkrak
d.  Kunci pas 10-11
e.  Kunci pas 12-13
f.  Tang
h.  Obeng
j.   Jangka sorong
k.  Majun
l.   Kompressor dan minyak rem

D. Proses Kerja
Keselamatam kerja :
ü  Menggunakan pakaian kerja
ü  Menggunakan alat sesuai dengan fungsinya
ü  Membongkar, merakit dan memasang sesuai prosedur
ü  Meletakkan komponen-komponen yang sudah terbongkar pada tempat yang telah disediakan
ü  Apabila ada kesulitan tanyakan pada instruktur
ü  Mematuhi peraturan bengkel
ü  Menjaga kebersihan bengkel


E. Pembongkaran Rem  Tromol
1)      Angkat kendaraan dengan dongkrak
2)      Kendorkan baut pengikat roda
3)      Lepaskan roda
4)      Lepaskan tutup tromol
  5)      Lepaskan sepatu rem
  6)      Lepas pegas pengembali
 7)      Lepas kabel rem tangan
 8)      Lepas tuas rem tangan
 9)      Lepas silinder roda
10)  Lepas baut mounting silinder roda
11)  Lepaskan cirdip kabel rem tangan dan rem tangan dari back plate
12)  Lepas mur retainder roda
13)  Gunakan STT  untuk mengeluarkan shaft dengan back plat
14)  Lepas back plate

F. Pemeriksaan Rem Tromol
1)      Memeriksa tromol dari keausan, retak dan berkarat serta ukur diameter dalam tromol
2)      Memeriksa ketebalan kanvas, bila ketebalan kanvas dibawah standart/limit maka kanvas harus diganti. Bila yang aus salah satu shoe maka penggantiannya harus 1 set
3)      Memeriksa silinder roda dari keausan, kerusakan, retak dan berkarat
4)      Periksa strut rem dari kerusakan
5)      Periksa pegas-pegas dari karat aus dan lain-lain
6)      Periksa tuas sepatu rem tangan dari kerusakan

G. Perbaikan Rem Tromol
1)      Mengganti kanvas rem yang sudah aus
Bila kanva sudah tidak memenuhi standart/limit, makakanvas harus dig anti dengan yang baru.
2)      Mengganti piston cup
Piston cup yang sudah sobek harus diganti, karena apabila piston cup tidak diganti maka pada saat di lakukan pengereman akan terjadi kebocoran di dalam silinder sehingga pengereman tidak akan terjadi.
3)       Membleeding minyak rem
Minyak rem yang kurang/kecil tekananya menyebabkan pengereman kurang baik karena terdapat gelembung udara di dalam reservoir/selang, sehingga minyak rem harus di bleeding.

H. Pemasangan Rem Tromol
1)      Memasang back plate rem ke axle belakang
a)      Lumasi sealent  joint seam pad axle housing dan back plat
b)      Pasang axle shaft ke axle housing belakang
c)      Kencangkan mur back plat rem
d)     Pasang silinder roda dan kencangkan baut silinder roda mur pipa rem
e)      Pasang kabel rem tangan ke back plate

2)      Memasang silinder roda
a)      Berikan water fight sealent ke silinder roda lepaskan plug cup dari pipa rem dan pasangkan pipanya
b)      Pasangkan silinder roda ke back plate dan kencangkan bautnya
c)      Sambungkan pipa rem ke silinder roda dan kencangkan murnya
d)     Pasang plug cup ketempatnya
 3)      Memasang shoe
a)      Rakitlah part yang telah silepas sebelumnya
b)      Pasangkan penahan spring dengan menekan dan memutarkan pin penahan
4)      Memasang tromol rem
a)      Untuk mendapatkan celah maximum antara shoe dengan tromol masukan obeng antara rod dan ratchet kemudian tekan ke bawah
b)      Pasang tromol sesudah memastikan bahwa tidak ada kotoran dan oli didalamnya
c)      Selesai melakukan pemasangan tekan pedal rem dengan beban 30 kg beberapa kali untuk memperoleh celah antara tromol dengan shoe
 5)      Pasangkan roda dan kencangkan mur-murnya
6)   Periksa untuk memastikan apakah tromol dapat berputar dengan bebas (tidak tertahan oleh shoe) turunkan dongkrak dan lakukan pengetesan

I. Kesimpulan
Sistim rem tromol yang pengeremannya tidak bekerja d karenakan piston cup  yang sudah rusak (pada karet sudah banyak terjadi sobekan) pada saat rem digunakan akan mengakibatkan daya pengereman kurang bahkan bisa tidak terjadi pengereman sama sekali, perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengganti piston cup, melakukan pembleedingan dan penyetelan shoe tromol, agar rem dapat bekerja dengan baik.

J. Pengetesan
1.   Pengetesan dalam keadaan diam
Yaitu dengan jalan penekanan pedal agak terasa keras, pada reservoir minyak rem terlihat bergerak bersamaan dengan pedal rem yang diinjak.
  1. Pengetesan dalam keadaan berjalan
Yaitu dengan pada saat kendaraan berjalan agak cepat lakukan pengereman secara tiba-tiba, hal ini dilakukan maju maupun mundur. Hal ini bartujuan untuk mengetahui kesetimbangan dari efek masing-masing roda.

B. DASAR TEORI SUSPENSI JENIS  PEGAS DAUN
  1. Landasan Teori Umum
Sistim suspensi adalah suatu mekanisme yang dipasang antara rangka, body dan roda. Yang berfungsi untuk menahan dan meredam kejutan selain bermanfaat bagi umur kendaraan, suspensi juga sangat bermanfaat
Bagi pengemudi dan penumpang yaitu mereka lebih nyaman dalam mengemudikan kendaraan.
Getaran roda pada kendaraan atau mobil pada umunya diartikan sebagai gerakan yang terjadi pada spring weight, spring weight adalah berat mobil yang ditumpangi sistim suspensi. Gerakan yang mengakibatkan ujung depan dan ujung belakang mobil bergerak disekitar ttik berat kendaraan disebut piccing, gerakan kendaraan mengayun dari samping kanan ke samping kiri disebut rolling,sedangkan gerakan mobilke atas dan ke bawah disebut bouncing.

  1. Landasan Teori Khusus
Pegas daun adalah pegas yang menitik beratkan pada kekuatan sehingga dapat menerima beban yang besar. Pegas yang digunakan menggunakan pegas semi epticical, jumlah pegas ada 5 lembar pada masing-masing roda. Tebal tiap lembar pegas kurang lebih 28 mm. dengan panjangyang berbeda-beda. Lembaran pegas disatukan menggunakan baut pengikat pada bagian tengah pegas dan clamp. Pada kedua ujung pegas no.1 atau pegas terpanjang di buat lobang sebagai tempat pemasangan pada gantungan rangka. Pegas daun yang dipasang pada rangka samping menggunakan 2 baut U dan plat.
Pada kedua ujung pegas diberi lapisan karet khusus untuk menghilangkan bunyi karena gesekan antara plat saat pegas daun bekerja menerima beban, agar karet tidak lepas maka diberikan penguat.
Komponen-komponen suspensi pegas daun :
1)      Peredam kejutan
Fungsi untuk mendapatkan keseimbanagan yang sempurna.
2)      Baud U
Berfungsi untuk menyatukan seluruh pegas sekaligus penghubungnya atau mengikat pada poros roda.
3)      Iner clip
Berfungsi mengikat salah satu plat penyusun dengan plat lainya agar lebih menyatu.
4)      Plat baud U
Berfungsi untuk tempat dudukan pegas daun pada poros roda dan rangka atau body.
5)      Unit penyangga
Berfungsi untuk tempat dudukan pegas daun pada poros roda dan rangka atau body.
6)      Karet pelapis
Berfungsi untuk melapisi anatara pelat baja yang satu dengan yang lainnya agar pada saat pemasangan tidak terjadi bunyi.
7)      Baud inti fungsinya untuk mengikat seluruh plat baja menjadi satu kesatuan agar lebih kuat.
8)      Lower dan upper arm
Berfungsi untuk dudukan suspensi pegas daun serta membebaskan roda untuk bergerak ke atas dan ke bawah.











II. Trouble Shooting Pada Suspensi Jenis Pegas Daun
A. Gangguan-gangguan Yang Dialami Adalah :
ü   Kendaraan bergoyang/pantulanya tidak baik
Penyebab :
1)      Peredam kejutnya patah
2)      Mur pengikat baut U kurang kencang
Cara mengatasi :
1)      Ganti peredam kejut yang patah
2)      Kencangkan mur pengikat baut U sesuai spesifikasi.
ü   Kendaraan tidak nyaman waktu dikendarai
         Penyebab :
1)      Pegas daun patah
2)      Peredam kejut lepas/patah
Cara mengatasi :
1)      Ganti pegas daun yang patah
2)      Jika peredam kejut lepas pasang kembali dan jika patah harus diganti

B. Pemeriksaan Pendahuluan
Sebelum melakukan perbaikan, pasti ada yang timbul dari kendaraan tersebut, dan harus diperiksa terlebih dahulu. Tempatkan kendaraan pada tempat yang rata (diam dan belum ada beban) lalu tekan kendaraan apakah pegas daunya bekerja dengan baik ataukah tidak.

C. Alat dan Bahan
1.      Kunci pas
2.      Kunci ring
3.      Kunci inggris
4.      Kunci sock
5.      Obeng (-) dan (+)
6.      Palu
7.      Feller gauge
8.      Katrol
9.      Tang jeit
10.  Tang biasa
11.  Kunci T
12.  Kunci roda
13.  Dongkrak
14.  Ring expander
15.  SST

D. Proses Kerja
  1. Langkah keamanan
a)      Carilah tempat yang rata dan bersih
b)      Siapkan alat-alat yang dibutuhkan
c)      Pakailah wearpack
  1. Pembongkaran/melepas shock absorber belakang
a)      Dongkrak kendaraan
b)      Lepas mur mounting bawah
c)      Leaskan mur mounting atas kemudian lepaskan shock absorbernya
  1. Melepas pegas daun
a)      Angkat kendaraan (dongkrak) dengan menggunakan shald rigid untuk menopang body kendaraan


Catatan : Janagan menggantungkan axle housing dengan menggunakan brake house atau pipa selang rem hal tersebut akan mengakibatkan kerusakan pada house dan pipa. Gunakan stand untuk menompang axle housing seperti tampak pada gambar.
b)      Lepaskan roda belakang dan clamp kabel rem tangan
c)      Lepaskan baud dan mur U
d)     Lepaskan mur dan pin chasis
e)      Lepaskan mur baud depan leaf spring dan lepaskan spring
  1. Melepas suspensi belakang
E. Pemeriksaan Suspensi Jenis Pegas Daun
  1. Periksa shock absorber belakang dari :
Periksa dari kemungkinan aus dan kerusakan
a)      Periksa busing-busing dari keruskan dan aus
b)      Periksa dari kebocoran oli
c)      Bila ada kelainan dari komponen yang diperiksa maka gantilah segera
  1. Periksa daun bump stopper
Periksa dari kemungkinan kerusakan atau patah, jika terdapat kelainan maka gantilah segera lalu periksa bump stopper dari posisinya, bila tidak sesuai dengan ketentuan maka gantilah segera.
  1. Periksa bush per daun
Periksa dari kerusakan atau aus, bila ada kerusakan gantilah segera.
  1. Periksa wheel disk, mur dan bearing
a)      Periksa wheel disk dari kebocoran, karat dan retak. Bila ada kelainan harus diganti
b)      Periksa kekencangan mur wheel (roda) bila perlu kencangkan sesuai dengan spesifikasinya
Momen pengencangan (@) : 1.013.0 kgm.
  1. Periksa keadaaan bearing roda, dari ke rusakan pada saat mainnya roda.
Gunakan DTI (Dial Indikator)
Batas main “a” : 0.8 mm
Bila diluar batas main, gantilah segera
  1. Dengan memutar roda, periksa bearing dari suara tidak normal, bila ada maka gantilah bearing.
F. Pemasangan Suspensi Jenis Pegas Daun
  1. Pemasangan shock absorber
Langkah pemasangan shock absorber :
a)      Pasang shock absorber
b)      Kencangkan murnya sesuai dengan spesifikasi
·         2.2-3.5 Kg/m
·         3.5-5.5 Kg/m
c)      Turunkan kendaraan
  1. Pemasangan pegas
Catatan : Leaf spring kiri dan kanan dibuat tidak sama untuk prosedur pemasanganya pakailah baud rubber slippada spring yang terpasang dari arah dalam ke arah luar krndaraan.
Bersihkan pin brush dengan air/sabun.
Jangan memberikan oli pada brush
a)      Pasang baud leaf spring dari arah luar kendaraan kea rah dalam
b)      Pasang knuckle pin dari tengah ke luar kendaraan
 c)      Pasang baud dan mur U pada lubang dudukan spring dengan benar, kemudian kencangkan sesuai dengan spesifikasinya
“a” : 8.0-1.0 kg/m
 d)     Kencangkan mur-mur pin dan mur spring depan sesuai dengan spesifikasinya.
Momen pengencangan :
“a” : 8.0-10.0 kg/cm
“b” : 4.0-5.0 kg/cm
e)      Pasang kabel remt tangan dan clam dengan baik
f)       Pasang roda belakang dan kencangkan sesuai dengan spesifikasinya
g)      Turunkan kendaraan

G. Perbaikan Suspensi Jenis Pegas Daun
a.    Apabila pegas daun sudah robek/patah, maka dapat diperbaiki dengan disambung menggunakan las. Tetapi kekuatannya akan berkurang, jadi lebih baik diganti dengan yang baru.
b.   Jika shock absorber sudah tidak dapat bekerja maka harus diganti.
c.    Jika baud U dan inti ulirnya sudah aus maka harus segera diganti agar dapat mengikat dengan kuat jika tidak diganti akan timbul bunyi.
d.         Apabila busing sudah pecah harus diganti jika tidak maka akan menjadi kerusakan saat menerima beban atau kejutan.



H. Kesimpulan
Pada beberapa jenis mobil (colt diesel 120) PS menggunakan suspensi roda kanan dan kiri dipasang diujung axle tunggal yang ditempatkan pada body. Axle rigid yang biasanya dibuat dari baja tempa pejal yang berbentuk “I” sehingga salah satu komponen suspensi roda belakang axle rigid pada colt diesel rusak contohnya, maka akan mempengaruhi mekanisme kerja dari sistim suspensi itu sendiri, dan juga banyak dari komponen-komponen suspensi  roda belakang pada Suzuki carry contohnya yang rusak, perlu diperbaiki dan bahkan diganti dengan yang baru.

I. PENGUJIAN
  1. Pengetesan dalam keadaan berhenti
Dalam keadaan berhenti komponen-komponen yang telah diganti dapat dites dengan cara digoyang-goyang dari dalam mobil apakah penolakan dari shock absorber sudah beres ataukah belum beres.
  1. Pengetesan dalam keadaan berjalan
  2. Apabila kendaraan dengan cepat atau pada jalan yangtidak rata akan mempengaruhi sistim suspensi. Maka pada sistim suspensi timbul reaksi dan apabila suspensi dapat bekerja dengan normal  tidak timbul bunyi-bunyi benturan berarti suspensi sudah baik.



BAB III
LAMPIRAN












(lampiran berisi foto waktu praktek berlangsung sesuai laporan)











BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
  1. Kesimpulan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Banyak sekali sistim pada kendaraan yang telah saya praktekan dibengkel “BANYUMAS SERVICE/YAMI” antara lain adalah sistim transmisi, sistim suspensi, sistim rem, sistim pengapian, sistim pendinginan, perbaikan body, kelistrikan dan masih banyak yang lainnya. Penulis mengambil salah satu sistim yang telah di praktekan yaitu “MEMPERBAIKI SISTIM REM TROMOL DAN SUSPENSI JENIS PEGAS DAUN” .
Kegiatan prakerin sangat membantu memperdalam pengetahuan siswa mengenai otomotif dan dunia kerja khususnya. Kegiatan prakerin juga sangat tepat untuk meningkatkan ketrampilan siswa dan sebagai sarana perbandingan antara praktek disekolah dengan didunia kerja secara nyata.

  1. Kesimpulan tentang bengkel
Letak bengkel “BANYUMAS SERVICE/YAMI” dengan mudah dapat dicari karena letak bengkel yang begitu strategis dan dengan didukung :
a.             Management dalam bengkel yang sukup baik karena masing-masing karyawan melaksanakan tugas dengan semestinya.
b.            Kesehatan serta keselamatan kerja karyawan sangat di perhatikan dan di utamakan.
c.             Bengkel “BANYUMAS SERVICE/YAMI” merupakan bengkel yang telah lama berdiri dengan 5 montir berpengalaman .
  1. Relevensi pelajaran disekolah dengan dunia kerja
Selama melaksanakan praktek kerja industri (prakerin) dibengkel “BANYUMAS SERVICE/YAMI” penulis sedikit mengalami perbedaan pendapat, teori, dan praktek. Dilihat dari beberapa segi antara lain :
a.       Segi bahasa
Dalam pemaikian bahasa disekolah masih asli dari pabriknya atau bahsa teknik, sedangkan dibengkel memakai bahsa umum yang sering dipakai pada bengkel-bengkel lainnya agar hubungan antara bengkel dan karyawan lancar karena penggunaan bahasa yang digunakan sama.
b.      Segi pelayanan
Dalam teori disekolah saat memperbaiki kendaraan harus sesuai dengan ketentuan dari pabriknya, sedangkan dibengkel belum tentu sesuai dengan ketentuan dari pabriknya dan terkadang mengganti komponen dari suatu kendaraan bukan komponen aslinya, hal itulah yang patut menjadi acuan dari para pelajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan didunia kerja yang sesungguhnya.
  1. sikap kerja yang harus dimiliki para mekanik pemula pada saat dibengkel adalah :
a.       Sabar dan teliti
b.      Harus bisa menggunakan alat sesuai fungsinya
c.       Harus bisa mengerti dan biasa mengerjakan masalah apa yang sedang dihadapi
d.      Harus bisa menjaga keselamatan kerja
e.       Efisiensi terhadap waktu
  1. Juga harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dibengkel dan menjalin kerja sama yang baik dengan montir, terutama montir yang sudah senior.

B. Saran-saran
1.      Saran untuk sekolah :
a.       Melengkapi sarana dan prasarana untuk praktek disekolah
b.      Menyediakan peralatan praktek yang lebih maju sesuai dengan perkembangan teknologi
c.       Mengutamakna guru-guru pengajar yang lebih handal
d.      Pihak sekolah memberikan teori sejelas-jelasnya dalam pelajaran dan praktek agar siswa dapat menerapkannya didunia kerja dengan mudah
e.       Pihak sekolah mengadakan kerjasama dengan pihak bengkel/industri untuk memepermudah siswanya dalam melaksanakan prakerin
f.       Pihak sekolah memberikan penambahan teori mengenai teknologi terbaru yang selama ini sudah berkembang
2.      Saran untuk bengkel :
a.       Meningkatakn salinan komunikasi antara siswa praktek kerja industri dan mekanik
b.      Kerjasama antara pembimbing dengan siswa praktek kerja industri senantiasa harus diperhatikan
c.       Kelengkapan alat masing-masing mekanik perlu ditambahkan untuk meningkatkan kemudahan dalam memperabiki kendaraan dan siswa yang sedang melaksanakan prakerin juga bisa mempelajarinya









DAFTAR PUSTAKA

v Google search cara membongkar dan perbaikan suspensi
v Goggle search cara membongkar dan perbaikan rem tromol
v Buku teori “Sistim Rem Cakram dan Sistim Rem Tromol”, perpustakaan SMK YPT 2 Purbalingga
v Buku teori “Sistim Suspensi” , perpustakaan SMK YPT 2 Perbalingga
v Sulaiman, laporan prakerin 2006.SMK YPT 2 Purbalingga
v  Okly N A, laporan prakerin 2009.SMK YPT 2 Purbalingga

Senin, 29 September 2014

Laporan Perjalanan Wisata Ke Bunaken

Laporan Perjalanan Wisata Ke Bunaken

BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 




B. Asal Usul dan Sejarah Bunaken
Bunaken menjadi tersohor karena taman lautnya. Ditemukan tahun 1975. Alamnya yang tenang dan damai memberi nuansa lain dari siklus hidup rutin di tengah kota yang bising. Seakan-akan ada semacam tarikan yang tak terucapkan bagi mereka yang pernah menyaksikan bahwa hidup kembali ke alam demikian indahnya.
Kini, Bunaken tidak hanya menjadi milik penduduk pulau Bunaken yang mendiaminya, tapi telah menjadi aset nasional di bidang pariwisata dan telah menjadi milik semua orang yang mencintai kelestariannya.
Penduduk pertama kali yang mendiami pulau Bunaken berasal dari migrasi kerajaan Bowontehu di Manado Tua yang didirikan tahun 1400, yang wilayahnya meliputi pesisir utara semenanjung Minahasa, pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, Naen, Talise, Gangga dan pulau Bangka.
Sekitar tahun 1850, penduduk di Tanjung Parigi berpindah ke arah tenggara, di tepi pantai yang berhadapan dengan kota Manado, lalu mereka mendirikan negeri baru dengan nama “Wunakeng”, yang disingkat dari kata “Kinawunakeng” yang artinya tempat tinggal.
Dalam perkembangan selanjutnya, kata “Wunakeng” diubah menjadi Bunaken, yang disingkat dari kata “Pamunakeng” yang artinya tempat mendarat. Maksudnya orang-orang dari kerajaaan Bowontehu di Manado Tua mendarat dengan perahu di pulau yang sekarang ini disebut Bunaken.
Taman Nasional Laut Bunaken pertama kali ditemukan oleh kelompok penyelam yang melakukan ekspedisi penyelaman di Bunaken pada tahun 1975. Saat melakukan penyelaman, mereka diperingatkan oleh nelayan setempat bahwa di lautan yang diselami tersebut terdapat roh-roh jahat. Namun, para penyelam yang datang dari kota Manado tersebut tidak gentar.
Menurut penduduk setempat, roh-roh nelayan yang hilang dan mati di ujung gugusan karang di lokasi yang diselami sangat berbahaya. Sekelompok nelayan yang melarang mengamati para penyelam dengan perasaan kagum bercampur rasa takut ketika para penyelam mengenakan masker dan peralatan selam lainnya, lalu mereka masuk ke dalam air laut yang bening menuju ke dasar yang gelap dan menghilang di tepi jurang menuju ke dalaman laut yang misterius.
Para nelayan tradisional bersama masyarakat setempat memperhatikan gelembung-gelembung oksigen yang muncul dari kedalaman laut. Mereka berasumsi bahwa para penyelam tidak akan kembali dengan selamat. Beberapa saat kemudian rasa takut mereka berubah menjadi rasa kagum ketika melihat para penyelam muncul tanpa terluka, gembira dan tersenyum; lalu mereka berkerumun di dekat penyelam dan menanyai tentang hal-hal yang menakjubkan.
Para penyelam tidak melihat roh-roh sebagaimana yang diinformasikan nelayan, tetapi melihat makhluk laut yang mengagumkan, yang tidak pernah dilihat oleh para nelayan. Para penyelam menemukan ikan langka dan tumbuhan laut di dinding karang masih murni, sangat fantastis dengan hewan-hewan laut di dalam imajinasi mereka.
Menurut para ahli, kedalaman laut Bunaken sekitar 4.000 kaki yang dihuni lebih dari 2.000 spesies ikan dan terdapat sekitar 500 jenis gugusan karang yang tak pernah ditemukan sebelumnya, semuanya merupakan suatu jumlah yang lebih dari cukup bagi para penyelam menyaksikan keindahannya.
Ikan berwarna perak, biru, merah dan jenis ikan lainnya jumlahnya lebih dari cukup dan sangat menarik bagi yang biasa melihat ikan di akuarium. Siapa pun yang pernah atau ingin menyelam di Bunaken akan merasa betah menyaksikan ikan-ikan tersebut dari ukuran kecil sampai besar saling memberi makan di sepanjang tebing karang yang dramatis.
Setiap orang yang pernah ke Bunaken dan menyelam ke taman lautnya pasti akan berkata bahwa Taman Nasional Laut Bunaken merupakan “kerajaan bawah laut” yang fantastis, dipenuhi makhluk-makhluk laut yang mengherankan.   
Keindahan alam bawah laut Bunaken dan sekitarnya melebihi keindahan dasar laut kepulauan Antilen Great Barrier Reef Australia dan Kanada Timur. Hal ini dibenarkan oleh penemu Taman Nasional Laut Bunaken tahun 1975 sekaligus pemilik Nusantara Diving Centre (NDC), Locky Tjipta Herlambang. “Saya pernah menyelam di beberapa taman selam di Eropa dan hampir semua taman laut di dalam negeri, namun sampai sekarang keindahan bawah laut Bunaken masih sulit dicari duanya,” ujarnya bangga. Hal senada diungkapkan oleh kepala Departemen Zoologi Museum Bernice Bishop Honolulu, Jack Randal, Ph.D. Pada tahun 1975 dan 1977, Randal sambil menyelam melakukan penelitian di Bunaken. “Saya sudah 38 tahun menghabiskan hidup saya menyelam dan menekuni perikanan daerah tropis di seluruh dunia. Sesungguhnya saya belum pernah masuk daerah terumbuh karang yang lebih spektakuler daripada di taman laut Bunaken,” kesan Randal yang ditulisnya dalam buku tamu NDC.  
Kehidupan bawah laut Bunaken telah lama melewati tantangan waktu dan perubahan-perubahan, sehingga melahirkan bentukan-bentukan tertentu; beberapa di antaranya berwarna; itulah yang menyebabkan jumlah penyelam di Taman Nasional Laut Bunaken terus meningkat, dan sekarang telah dikenal sebagai salah satu lokasi penyelaman penting di Indonesia bahkan dunia.
Taman Nasional Laut Bunaken memang masih baru meski apa yang ada di bawah lautnya sudah terbentuk ratusan tahun yang silam. Alam bawah lautnya menyimpan berbagai jenis terumbu karang dan ikan yang konon tak terdapat di bagian lain dunia.
Kalau ke Bunaken, miskin kesan jika menyaksikan keindahannya hanya dari katamaran dan miskin cerita tentang keindahan taman lautnya yang mempesona itu. Siapa pun ke Bunaken akan puas jika menyelam dan menyaksikan dinding karang tebal yang memiliki birai-birai dan bermacam-macam bunga karang yang tak terhitung jumlahnya. Celah karang yang retak dan berlapis-lapis merupakan tempat perlindungan yang aman bagi penyelam jika secara tiba-tiba arus menguat. 
BAB II : PEMBAHASAN

A. Panitiia Perjalanan

B. Pemberangkatan

C. Transportasi Ke Bunaken
Untuk menuju Bunaken lewat jalur umum atau kendaran umum, maka kita bisa menggunakan perahu kecil yang biasa dioperasikan di Pelabuhan Kota Manado. Terdapat beberapa model perahu yang bisa kita gunakan di sini.
Speed boat biasa, harga sewanya sekitar Rp 500-700 ribu per perahu. Speed boat ini akan mengantarkan kita menuju terminal Taman Laut Bunaken. Karena speed boat ini tidak punya kotak kaca untuk melihat taman laut, di terminal Taman Laut Bunaken kita mesti pindah kapal yang ada kacanya. Pindah kapal ini harganya sekitar Rp 100 ribu per orang. Lebih baik rame-rame naik kapal ini, agar ongkos sewanya bisa ditanggung bersama. Kalaupun sendiri atau berdua, menunggu orang lain yang akan menyewa juga bisa.

Jenis kapal kedua adalah kapal yang mempunyai kotak kaca. Kotak kaca ini dipergunakan untuk melihat taman laut dengan segala biota di dalamnya. Karena taman laut ini relatif tidak terlalu dalam karangnya, maka dengan kaca di tengah kapal akan memudahkan orang untuk melihat. Kapal jenis ini harganya sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 850 ribu, tergantung kemampuan kita menawar. Jenis kapal ini memuat maksimal hingga 12 orang. Seperti speed boat di atas, akan lebih murah untuk menyewa kapal ini secara berkelompok, ataupun menunggu orang yang sama-sama ingin ke Bunaken.
Yang lebih murah adalah jenis kapal Taksi. Kapal ini merupakan kapal penumpang yang merupakan alat transportasi penduduk di pulau Bunaken menuju Kota Manado. Biaya penyeberangan ini murah, cuma Rp. 10.000 per orang. Namun setidaknya ada 2 masalah jika menumpang kapal Taksi ini.
Pertama, adalah waktu keberangkatan. Kapal ini berangkat dari Bunaken menuju Kota Manado pagi hari sekitar jam 09.00. Waktu tempuh kapal ini sekitar 1 jam perjalanan. Nah, masalahnya perjalanan dari Manado hanya 1 kali sehari, yaitu sekitar jam 14.00 siang. Akibatnya, sampai di Bunaken sekitar jam 15.00.
Sebenarnya masih bisa dilanjutkan dengan melihat Taman Laut Bunaken dengan menyewa lagi kapal yang ada lantai kacanya. Tetapi karena sudah sore, maka tidak ada lagi kapal yang balik menuju Kota Manado. Karena tidak ada kapal taksi ini yang kembali ke Manado, maka mesti nginep di Bunaken, atau jika ingin kembali ke Manado, mesti carter kapal sendiri yang harganya sekitar Rp 300 ribu. Saya menyarankan kalau menggunakan cara ini, dilanjutkan bermalam saja di pulau Bunaken.
Masalah kedua adalah terminal pemberhentian kapal taksi ini. Karena kapal ini sebenarnya diperuntukkan untuk kapal penyeberangan bagi penduduk, maka kapal ini tidak berhenti di Taman Laut Bunakan, tetapi berhenti di sisi lain pulau, yang jaraknya sekitar 3 km. Tetapi hal itu sebenarnya ngga jadi masalah besar, karena ada ojek yang siap mengantar ke Taman Laut. Kecuali Anda bawa barang yang banyak, baru akan menjadi masalah. Ongkos ojek ke Taman Laut Bunaken ini sekitar Rp 10.000

D. AKOMODASI 

Ada dua pilihan untuk menginap jika ingin ke Bunaken. Pertama adalah menginap di Kota Manado. Kota Manado adalah kota yang menyebut dirinya waterfront city, kota pantai. Garis pantainya memanjang di sepanjang Teluk Manado. Kita bisa memilih banyak sekali hotel dengan berbagai kelas, mulai dari hotel melati seharga Rp 100.000 hingga hotel berbintang 5 yang harganya hingga jutaan rupiah semalam. Jika menginap di Kota Manado, untuk menuju Bunaken tinggal naik angkot ataupun taksi menuju Pelabuhan Kota Manado, diteruskan dengan kapal ke Bunaken.
Menginap di Kota Manado adalah menginap di suasana kota di pinggiran pantai. Pantai Boulevard Manado mirip dengan Pantai Losari di Makassar, di mana peruntukkannya lebih banyak bukan untuk mandi-mandi di laut, tetapi tempat santai dan nongkrong, terutama anak-anak muda. Untuk mandi dan menikmati laut, menginap dekat Pantai Malalayang adalah pilihan terbaik.
Pilihan kedua adalah menginap di Pulau Bunaken. Sebagai sebuah pulau yang dikelilingi laut, Pulau Bunaken mempunyai garis pantai yang panjang. Dengan garis pantai yang panjang inilah, di sepanjang pantai tumbuh industri penginapan dan perhotelan, yang biasanya berbentuk cottage atau rumah-rumah tinggal. Sewa cottage bervariasi, tetapi biasanya dihitung per orang. Semakin dekat letak cottage dengan taman laut, maka semakin mahal harga sewa per orangnya.
Rata-rata harga sewa per cottage di sini adalah Rp 150.000 hingga Rp 350.000 per orang per malam. Ini sudah termasuk makan 3 kali sehari. Menu makanannya lebih banyak berupa sea food, terutama ikan bakar.
Jangan membayangkan ada keramaian jika menginap di Bunaken. Cottage di sini betul-betul tempat istirahat. Tidak ada TV dan telepon. Yang menemani malam-malam adalah suasana jangkrik di kebun sekitar cottage diiringi deburan ombak laut. Damai dan menenangkan.
Cottage di sini cocoknya untuk suami istri yang sedang berbulan madu, atau orang-orang yang menginginkan ketenangan dan kedamaian. Cottage ini memang tempat istirahat yang jauh dari keramaian. Jika membawa anak-anak, kelihatannya lebih cocok untuk menginap di Kota Manado, karena hampir pasti mereka akan langsung bosan hanya melihat laut dan kebun di malam hari.

E. Kegiatan Di Bunaken

F Catatan dan Kenangan Di Bunaken

BAB III Penutup