PELAYANAN RUQYAH : Anda ingin terhindar dari gangguan Jin, Setan , Santet dan Sihir Maka Dirukyah

Jangan Berobat ke Dukun yang hanya menambah derita dunia dan akhirat.

Layanan Pengobatan Kami Sesuai Syar`i

Layanan Pengobatan kami dibantu doanya anak-anak dhuafa yang mengaji bukan dengan sesaji dan bantuan Jin.

ANDA BISA TERBANTU KAMI JUGA TERBANTU

Seluruh Infaq Anda Untuk Kegiatan Dakwah dan Kegiatan Pendidikan Diniyah.

Melayani Bimbingan Tesis 5

Buat Yang Sedang Bingung Membuat Skripsi dan Tesis Kami Juga melayani Bimbingan Dan Konsultasi.

Rabu, 01 April 2015

Psikologi Perkembangan Menurut Alquran dan Hadits

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN MENURUT ISLAM


 Definisi
Psikologi perkembangan menurut Islam memiliki kesamaan objek studi dengan psikologi perkembangan pada umumnya, yaitu proses pertumbuhan dan perubahan manusia. jika psikologi perkembangan membatasi penelitiannya dari konsepsi sampai kematian, maka melalui studi literatur keagamaan, dapat memperluas ruang lingkup penelitiannya pada kehidupan yang bersifat transedental, termasuk kehidupan setelah mati. Juga secara fundamental memandang manusia sesuai dengan citranya sebagai khalifah Allah di muka bumi, seperti yang diterangkan dalam Alquran dan hadist. Jadi psikologi perkembangan menurut Islam merupakan kajian atas proses pertumbuhan dan perubahan manusia yang menjadikan Alquran dan Hadist sebagai landasan berpikirnya.

 Prinsip Dasar Psikologi Perkembangan Dari Perpektif Islam Terdiri Dari
1.     Kehidupan Manusia (Pertumbuhan & Perkembangan) Merupakan Proses Yang Bertahap Dan Berangsur-Angsur
Ketika menyatakan bahwa Allah adalah Maha Pencipta, Maha Penjaga dan Maha Pemelihara segala sesuatu, Alquran juga mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia dari berbagai tahap progresif pertumbuhan dan perkembangan. Dengan kata lain, kehidupan manusia memiliki pola dalam tahapan-tahapan tertentu yang termasuk tahapan dari pembuahan sampai kematian. Tahapan yang tertjadi dalam pertumbuan dan perkembangannya bukan karena suatu kebetulan namun merupakan sesuatu yang telah dirancang, ditentukan dan ditetapkan langsung oleh Allah. Banyak ayat Alquran yanmg menyatakan hal ini. Salah satunya sebagai berikut:
... dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan segalanya dengan ukuran-ukuran dengan serapi-rapinya. (QS. Al-Furqaan 25:2)
pertumbuhan & perkembangan manusia tidak terjadi serta merta dalam satu waktu, namun melalui tahapan yang telah ditentukan ukurannya yang membuatnya berjalan dalam  proses yang berangsur-angsur atau gradual. Ayat berikut ini dengan jelas menyatakan bahwa manusia diciptakan dan ditentukan untuk berkembang dalam tahapan.
Mengapa kamu tidak percaya kepada kebesaran Allah? Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian. (QS. Nuh 71:13-14)
 Ibn Kastir melaporkan bahwa Abdullah Ibn Abbass dan lain-lain menrjemahkan ayat ini dalam pengertian bahwa manusia tumbuh dari satu keadaan ke keadaan lain sedemikian rupa, menjadi kana-kanak setelah bayi, menjadi tua setelah muda dan kuat.
Ayat-ayat diatas menunjukan bahwa manusia tumbuh dan berkembang mengikuti tahapan tertentu. Tahapan ini secara khusus dinyatakan dalam berbagai ayat Alquran yang lain dengan cara yang lebih rinci. Selain itu Nabi Muhammad saw. Juga menyatakan tahapan ini lebih lanjut dalam beberapa hadist. Jika dianalisis, Alquran dan Hadist secara umum membagi kehidupan manusia (pertumbuhan dan perkembanagan) di dunia menjadi kategori besar, prakelahiran dan pascakelahiran. Masing-masing tahapan ini juga dap;at dibagi atas berbagai bagian lagi dengan istilah dan periode yang berbeda-beda. Banyak ayat Alquran yang secara substansi cukup rinci membahas tentang tahapan kehidupan manusia di dunia. Meski dalam beberapa ayat yang lain hanya menggambarkan tahap pertama kehidupan manusia, yaitu tahapan prakelahiran. Salah satu contohnya adalah ayat Alquran berikut ini:
...Dia menjadikanmu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempuanyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia, maka bagaimana kaamu dapat dipalingkan?       (QS Al-Zumar 39:6)
Selain itu, berbagai ayat Alquran juga menggambarkan kedua tahap (prakelahiran dan pascakelahiran) dengan cara yang sangat jelas:
Dialah yang menciptakanmu dari tanah kemudian dari tetesan (nutfah), sesudah itu dari segumpal darah (alaqah); kemudian dilahirkan-Nya kamu tumbuh kepada masa (dewasa yang penuh kekuatan); kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, diantara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu, Kami perbuat demikian supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahaminya. (QS Al-Mu’min 40:67)

Alquran juga menyatakan bahwa tahap pertama memiliki aturan dan waktu yang ditentukan untuk mencapai tugas perkembangannya. Setelah itu tahap pertama ini terputus dengan adanya kelahiran (melalui persalinan). Hal ini terlihat dalam petikan ayat berikut:
... dan Kami tetapkan dalam rahim siapa yang kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan... (QS Al-Hajj 22:5)
Ayat tersebut dalam kutipan yang lebih lengkap terlihat membagi dua tahapan besar perkembangan manusia, ayat tersebut berbunyi:
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan, maka ketahuilah sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari tanah (turab), kemudian dari tetesan (nutfah), kemudian segumpal darah (alaqah), kemudian dari struktur daging (mudgah) yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar kami jelaskan padamu, dan Kami tetapkan dalam rahim siapa yang Kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan, kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian berangsur-angsur kamu menjadi dewasa, dan diantara kamu yang diwafatkan dan adapula yang diperpanjang umurnya sampai pikun, supaya tidak diketahui lagi sesuatu yang dulu diketahuinya...     (QS Al-Hajj 22:5)
Selain itu Nabi Muhammad Saw. Juga memberi hadist yang secara akurat menggambarkan tahap pertama dengan menyebutkan waktu perkembangannya, sebagaimana berikut ini:
“dari Abi Abd Rahman Abdillah Ibn Masud r.a berkata: Rasullah mengatakan kepada kami, kejadiannya sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan pada perut ibumu selama 40 hari berupa tetesan (nutfah), kemudian menjadi segumpal darah (alaqah) dalam waktu yang sama, kemudian menjadi segumpal daging (mudhgah) juga dalam waktu yang sama. Sesudah itu malaikat diutus untuk meniupkan ruh kepadanya dan diutus untuk melakukan pencatatan empat kalimat, yaitu mencatat rizkinya, usia, amal perbuatan, dan celaka atau bahagianya.” (HR Muslim)
Gejala, bentuik, ukuran, dan waktu dimana individu diciptakan dan dibentuk dalam rahim dapat berbeda-beda sesuai keinginan dan perintah Allah. Segalanya sesuai takdir Allah.
Dialah yang membentuk kami dalam rahim sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa Lagi Maha Bijaksana. (QS Al-Imran 3:6)
Alquran menyatakan, sebagaimana petikan QS Al-Hajj 22:5 diatas, bahwa periode prakelahiran telah ditentukan (biasanya 9 bulan dalam keadaan normal seperti dinyatakan di hadist lainnya). Namun Alquran juga menyebutkan bahwa ada kasus-kasus pengecualian dimana periode pra kelahiran dihentikan, sebelum atau setelah waktu yang normal. Dalam Alquran menyatakan:
Allah mengetahui apa yang dikandung setiap perempuan, dan kandungan reahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu padaa sisi-Nya ada ukurannya. Yang mengetahui segala yang ghaib dan yang tampak; Yang Maha Besar Lagi Maha Tinggi. (QS Al-Ra’d 13:8-9)
Dengan demikian Allah menyatakan bahwa beberapa persalinan kehamilan dapat terjadi sebelum atau setelah waktu persalinan yang normal, namun keputusan penambahan atau pengurangan waktu merupakan kewenangan Allah.
Untuk pertumbuhan dan perkembangan setelah kelahiran, Alquran tidak menyatakan dengan pasti rentang kehidupan yang dapat diterapkan pada semua individu, karena hal tersebut berbeda antar individu. Sehubungan hal ini Alquran menyatakan:
... kemudian (dengan berangsur-angsur) kami sampailah kepada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan dan adapula diantara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun...(QS Al-Hajj 22:5)
Namun, jika periode pasca kelahiran diamati secara umum, ulama Islam membaginya atas empat tahapan besar, yang masing-masing dibagi-bagi lagi dalam tahapan yang lebih kecil.
Allah, Dialah yang menciptakan kamu  dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikanmu seseudah lemah itu menjadi kuat, kemudian menjadi lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui Lagi Maha Kuasa. (QS Al-Ruum 30:54).
2.     Pertumbuhan & Perkembangan Manusia Memiliki Pola Tertentu
Menurut Alquran pertumbuhan dab perkembangan manusia memiliki pola umum yang dapat diterapkan pada manusia, meskipun terdapat perbedaan individual. Pola yang terjadi adalah bahwa setiap individu tumbuh dari keadaan lemah menuju keadaan yang kuat dan kemudian kembali melemah. Dengan kata lain, pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan hukum alam, ada kenaikan dan penurunan.
Ketika seseorang secara berangsur-angsurmencapai puncak perkembangannya, baik fisik maupun kognitif, dia mulai menurun berangsur-angsur. Alquran menyatakan sebagai berikut:
Allah, Dialah yang menciptakan kamu  dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikanmu seseudah lemah itu menjadi kuat, kemudian menjadi lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui Lagi Maha Kuasa. (QS Al-Ruum 30:54).
Allah menciptaka kamu, kemudian mewafatkan kamu, dan diantara kamu ada yang dikembalikanpada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui segala sesuatunya yang pernah dia ketahui. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana. (QS An-Nahl 16:70)
Dengan demikian terlihat bahwa pola yang disebutkan dalam ayat ini dapat diterpkan pada semua manusia. semua manusia diciptakan dalam keadaan lemah. Hal ini mengacu pada tahap pertama penciptaanmanusia di dalam rahim sampai persalinan. Manusia sangat lemah dalam tahap awal ini, baik secara fisik maupun mental. Lemahnya manusia pada awal kehidupan ini juga mencakup pada lemahnya keadaan mental seseorang sebagaimana dinyatakan berikut ini:
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS Al-Nahl 16:78)
Dalam ayat-ayat lainnya dinyatakan dengan jelas pola keadaan lemah merupakan karakter pertama dari seluruh awal kehidupan manusia, dan kemudian menguatdalam perkembangan selanjutnya. Misalnya:
Kami peintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu bapaknya: ibunya mengandung dengan keadaan susahpayah, dan melahirkannya dengan susaah payah juga, mengandunganya samp[ai menyapihnya adalah selama tiga puluh bulan. Sehingga apabila ia telah dewasa (usia dengan kekuatan penuh) dan umurnya saampai empat puluh tahun ia akan berdoa: “Ya Tuhaku, tunjukilah untuk mensyukuri nikmat engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku...    (QS Al-Ahqaf 46:15).
Deduksi analogik yang dapat dibuat dari ayat ini adalah masing-masing kehidupan manusia dimulai dengan keadaan lemah, berangsur-angsur mencapai puncak kekuatan dan berang-angsur pula menuju menurun, seperti yang terkandung dalam ayat sebelumnya. Penurunan merupakan dimensi kedua dari keadaan lemah yang menandai kehidupan manusia pada akhir kehidupannya. Hal ini juga dinyatakan dalam ayat ini dan ayat-ayat sebelumnya. Pola ini terlihat berlaku umum pada semua manusia sehari-hari.
Prinsip ini harus dicatat, tidak menghilangkan fakta perbedaan individual. Artinya walaupun pola ini terjadi pada setiap manusia, selalu ada perbedaan antar individu dalam hal variabel dan proses perkembangan spesifik. Sebagai gambaran, dapat dilihat dua orang lkembar identik yang lahir pada saat bersamaan. Prinsip ini dapat diterapkan pada keduanya dalam pengertian mereka lahir dalam keadaan tidah berdaya, lemah, manusia yang masih kecil, dan kemudian keduanya berangsur-angsur tumbuh dan memperoleh kekuatan. Namun yang satu dapat saja memliki kulit lebih gelap dari lainnya. Atau yang satu lebih gemuk, hal ini merupakan bentuk perbedaan individual. Namun hal ini tidak dapat menghilangkan fakta bahwa adanya prinsip pola perkembangan yang bersifat umum.
3.     Perkembangan Manusia Adalah Proses Kumulatif & Simultan
Jika setiap ayat Al-quran yang membicarakan perkembangan manusia dan tahap-tahapnya dibahas secara seksama, disintesis dan dianalisis, akan terlihat bahwa Alquran menyatakan postulat bahwa perkembangan manusia secara alamiah bersifat kumulatif. Dengan kata lain, setiap perkembangan baru yang dicapai merupakan penambahan dari perkembangan sebelumnya. Dengan cara ini, perkembangan meningkatkan satu aspek dengan dasar peningkatan sebelunya sampai pencapaian tahap puncak.
Banyak ayat-ayat yang menyatakan perkembangan berkaitan pada segala aspek-aspeknya, baik secara eksplisit maupun implisit. Namun aspek fisik dan kognitif merupakan asspek yang secara eksplisit dinyatakan berhubungan  satu sama lainnya dalam berbagai ayat Alquran.
Dilihat dari Alquran yang mengacu pada pemberian kekayaan kepada anak yatim ketika mereka mencapai  “kekuatan penuh”. Makna ayat ini mencakup perkembangan fisik dan mental. Jika perkembangan fisik dinyatakan dalam ayat ini dengan kata “kekuatan” yang menunjukan bentuk dan postur tubuh, komponen mental dengan jelass dinyatakan dalam Alquran berikut:
Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin: jika menurutmu mereka telah cerdas, maka serahkanlah mereka harta-hartanya; dan janganlah kamu memakan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan jangan kamu tergesa-gesa membelanjakannya sebelum mereka dewasa...(QS An-Nisa’ 4:6)
Namun Alquran juga menunjukan fakta bahwa beberapa aspek dapat berkembang lebih cepat dari lainnya, sehingga menghasilkan perbedaan intraindividual dalam perkembangan. Misalnya perkembangan fisik seseorang dapat lebih cepat dari perkembangan mentalnya atau sebaliknya. Alquran juga menunjukan faktor retardasi mental. Dalam situasi ini, individu dapat tumbuh dan berkembang secara fisik, namun pertumbuhan dan perkembangan mental tidak berjalan beriringan. Alquran menyatakannya dalam ayat tentang kontrak utang:
Jika yang berutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah keadaanya atau dia sendiri tidak mampu mengimlakan, maka hendaklah walinya mengimlakan dengan jujur... (QS Al-Baqarah 2:282).
Banyak ayat lain yang menyebutkan berbagai perkembangan mental yang abnormal. Bentuk lain dari perkembangan abnormal juga dinyatakan dala ayat lain yang berkaiatan dengan perkembangan bahasa yang abnormal, yang menyebabkan kesulitan berbicara. Dalam gambaran parabolik dan euphemistik dari orang-orang kafir, faktor ini dinyatakan, seperti berikut:
Dan Allah membuat pula perumpamaan: dua lelaki yang satu bisu, tidak bisa berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban atas penanggunya, kemana saja dia disuruh oleh penanggungnya itu, dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikanpun, dan dia berada pula di jalan lurus? (QS An-Nahl 16:76)
Hal ini dapat diterima dalam prinsip ‘Ilmu Ushul fiqih”. Dimana mengkonfirmasikan bahwa abnormalitas mempengaruhi berbagai aspek perkembangan manusia, sebagaimana dapat mempengaruhi keseluruhan perkembangan.
4.     Pertumbuhan & Perkembangan Manusia: Melampaui Keberadaan Fenomena Dunia
Jika teori-teori dalam psikologi modern hanya mencakup kehidupan duniawi yang sementara, Alquran memproyeksikan kehidupan manusia di atas kehidupan ini. Alquran mengkaji kehidupan saat ini sebagai dasar kehidupan lain yang lebih permanen dan kekal. Manusia akan mengalami transformasi kepada kehidupan yang lain pertumbuhan dan perkembangannya bersifat transedental dan lebih tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan ini, bagaimanapun dapat berakhir dengan kenikmatan atau penyikasaa. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa mengapa berbagai ayat Alqiran yang menyatakan tahapan perkembangan dikaitkan langsung dengan kehidupan setelah mati. Misalnya ayat berikut menyatakan tahapan duniawi perkembangan manusia diikuti oleh ayat yang menunjukan kehidupan kemudian:
Sesungguhnya Kami telah mencipatakan manusia itu dari saripati dari tanah (sulalatin min tin). Kemudian Kami jadikan saripati tanah itu menjadi suatu tetesan (nutfah) yang tersimpan di tempat yang aman dan kokoh. Kemudian tetesan itu Kami olah menjadi segumpal darah (alaqah), dan segumpal darah itu Kami olah menjadi segumpal daging (mudhgah). Lalu mudhgah itu Kami olah menjadi tulang belulang (idham). Kemudian idham itu Kami bungkus dengan daging (lahm). Kemudian Kami jadikan makhluk yang berbentuk lain dari sebelumnya. Maha Suci Allah pencipta yang paling baik. Kemudian sesudah itu kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan dari kuburmu di hari kiamat. (QS Al-Mu’minun 23:12-16).
Dengan demikian jelaslah bahwa untuk mempelajari manusia secara komprehensif, aspek kehidupan setelah mati harus disertakan. Hal ini karena ketakutan akan kematian dan apa yang terjadi di dalamnyamerupakan bagian alamiah dari manusia dan mempengaruhi disposisi dan perkembangan manusia. Tanpa hal ini, pengetahuan kita tentang manusia akan terus tetap bersifat primitif dan parsial.
5.     Pertumbuhan & Perkembangan Manusia: Melewati Periode Kritis Dan Sensitif Tertentu
Periode dan fase formatif secara esensial sangat penting karena meletakan dasar bagi perkembangan selanjutnya yang dalam hal ini seluruh periode prakelahiran, bayi , anak-anak, dan remaja dianggap sensitif.
Sensitivitas tahap prakelahiran, misalnya dapat dilihat tradisi muslim yang membiasakan diri untuk menyuarakan doa mereka, seperti yang dicontohkan Nabi, ketika mereka selesai bersenggama. Hal ini bermakna sebagai doa kepada Allah untuk memohon perlindungan pada setan dan pemberian stimulus suara. Suara disini dapat berfungsi sebagai pelindung dari segala halangan yang dapat menyebabkan retadasi dalam pertumbuhan dan perkembangan dari segala aspek kehidupan anak.
Dengan cara yang sama, Alquran menyuruh kita untuk selalu menyuarakan doa pengampunan sebelum dan selama kehamilan. Setelah itu ketika anak baru dilahirkan, suara adzan harus dikumandangkan ke telinga anak seperti yang dicontohkan Nabi. Sebenarnya perhatian utama dari ha ini adalah suara perkembangan moral anak.
Setelah kelahiran, Nabi menyuruh kita untuk berhati-hati dalam merawat anak-anak. Periode lain yang dianggap sangat kritikal dan sensitif adalah periode remaja dimana periode transisi dari anak-anak menju kedewasaan. Masa ini rentan terhadap kegairahan, kenikmatan yang mencemaskan dan godaan.
Disamping berbagai masalah yang merupakan karakteristik remaja, alasan lain mengapa periode ini merupakan periode kritis dan sensitif dalam perkembangan individual adalah masa ini merupakan masa transisi yang menandai awal dari tanggung jawab legal (taklif).
“Diangkat pena (untuk mencatat amal) dari tiga macam orang: anak kecil hingga ia pubertas (ihtilam), orang tidur hingga terjaga, dan orang gilaa hingga ia sadar”. (HR Abu Dawud, Tirmidhi, dan Hakim).

 Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Dalam Perpektif Islam
1.     Pengaruh Hereditas
Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik sebagai berikut: Ibunya (ibu Anas) Ummi Sulaym (salah satu sahabat perempuan pada zaman Nabi) bertanya tentang perempuan yang menyaksikan mimpi basah dalam tidurnya seperti laki-laki. Dia menjawab, “Jika perempuan menyaksikan itu, ia harus mandi wajib (janabah).’’ Kemudian Ummi Salmah (isteri Nabi yang hadir) bertanya malu-malu, “Apakah itu terjadi?’’ Nabi menjawab, “Tentu saja! Bagaimana ini mendatangkan keserupaan (jika tidak terjadi)? Sperma laki-laki merupakan tetesan putih yang tebal sedangkan sel telur perempuan merupakan cairan kuning yang tipis. Manapun diantara keduannya yang mengungguli yang lainnya, hasilnya akan mempengaruhi.’’ (HR. Muslim)
Muslim meriwayatkan dari Thauban, bahwa seorang Yahudi dating dan bertanya kepada Nabi berbagai pertanyaan (sebagai usaha untuk menantang kebenaran kenabiannya). Pertanyaannya adalah tentang penentuan jenis kelamin, bagaimana terjadinya? Nabi menjawab sebagai berikut:
Sperma pria alah putih dan sel telur perempuan kekuning-kuningan. Jika mereka bertemu (terjadi pembuahan) dan sperma pria mengungguli sel telur perempuan, hasilnya akan menjadi jenis kelamin laki-laki dengan seijin Allah, dan jika sel telur perempuan yang mengungguli  sel sperma pria hasilnya akan menjadi perempuan dengan seijin Allah.’’ (HR Muslim)
Setelah nabi menjawab demikian, orang Yahudi itu mengatakan, dan dia adalah benar seorang Nabi.
Ibn Al-Qayyim menjelaskan hadist ini lebih lanjut:
Pada saat konsepsi (pembuahan) dua hal terjadi. Maka ini adalah dominasi dan keunggulan. Dua hal itu dapat terjadi berurutan, dan dapat juga terjadi berbeda. Dalam hal ini, jika sperma laki-laki dominan dan mengungguli ovum perempuan, hasilnya akan menjadi laki-laki dan menyerupai ayahnya. Tapi jika sebaliknya, hasilnya akan menjadi perempuan  dan menyerupai ibunya. Namun jika yang satu dominan tetapi lainnya mengungguli, hasilnya akan menyerupai yang mendominasinya dan jenis kelaminnya akan menjadi sama dengan yang mengunggulinya, baik laki-laki maupun.’’
Walaupun demikian Ibn Al-Qayyim, memperingatkan bahwa penentuan jenis kelamin ini (dengan segala sesuatu yang terjadi dengannya) tidak dapat dipahami sebagai hal yang semata-mata ditentukan oleh alam. Karena hal tersebut merupakan urusan yang sepenuhnya tergantung pada kehendak Allah. Itu sebabnya mengapa Rasulullah mengatakan dalam hadist lain bukti bahwa malaikat meniup roh ke dalam fetus dan bertanya kepada Allah: Wahai Tuhanku! Apakah jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan?... Kemudian Allah menentukannya sesuai kehendaknya dan malaikat mencatatnya.
Bukti tekstual menghapuskan keraguan bahwa factor herediter memiliki pengaruh. Namun keputusan atas segalanya tergantung pada Allah. Dengan demikian,  herediter dapat mempengaruhi perkembangan intelektual seseorang dalam batasan tertentu.
2.     Pengaruh Lingkungan
Bukti yang terkenal berkaitan dengan hal ini adalah hadist dimana Rasulullah Saw. mengatakan bagaimana orang tua mempengaruhi agama, moral, dan psikologi umum dari sosialisasi dan perkembangan anak-anak mereka. Hadist ini merupakan bukti tekstual yang paling terkenal dari pengaruh lingkungan terhadap seseorang. Hadist ini berbunyi:
“Tiap bayi lahir dalam keadaan fitrah (suci membawa disposisi Islam Orang tuanyalah yang mermbuatnya Yahudi (jika mereka Yahudi), Nasrani (jika mereka Nasrani), atau Majusi (jika mereka Majusi). Seperti binatang yang lahir sempurna, adakah engkau melihat mereka terluka pada saat lahir?’’ (HR Bukhari)
Dalam hadist lain Rasulullah menunjukan bagaimana teman dapat mempengaruhi seluruh perilaku, karakter dan perbutan seseorang. Dengan memberi perumpamaan Rasulullah bersabda:
“Persamaan teman yang baik dan yang buruk seperti padagang minyak kesturi dan peniup api tukang besi. Si padagang minyak kesturi mungkin akan memberinya kepadamu atau engkau membeli kapadanya, atau setidaknya engkau dapat memperoleh bau yang harum darinya, tapi si peniup api tukang besi akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap dari padanya.’’ (HR Bukhari)
3.     Pengaruh Ketentuan Allah
Terdapat bukti yang substansial yang memperlihatkan bahwa herediter dan lingkungan semata-mata tidak dengan sendirinya menentukan pola perkembangan individu; ada hal yang paling utama dalam persoalan tersebut, yaitu segalanya tergantung kehendak Allah. Contoh yang paling mencolok adalah riwayat Nabi Isa as. Ibn Maryam. Allah membuatnya dapat berbicara dalam buaiannya. Sebagaimana kita ketahui, perkembangan bahasa merupakan bagian integral dari perkembangan kognitif. Dalam situasi normal, anak mulai berbicara pada usia dua tahun sepatah dua patah kata, dan sejalan dengan itu mereka mulai mengembangkan perbendaharaan bahasa.  Kenyataan bahwa Nabi Isa as. dapat berbicara pada masa buaian menunjukan kekuatan Allah. Hal ini bukan factor herediter, juga bukan produk stimulasi intelektual dari lingkungan. Hal tersebut lebih merupakan manisfestasi kebijksanaan Tuhan.alquran menceritakan kejadian ini dalam beberapa ayat. Pertama Alquran menceritakan bagaimana Maryam diberitahu bahwa anaknya kan berbicara sejak dalam buaian. Ayat ini berbunyi:
… dan dia berkata kepada manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dia adalah salah seorang diantara orang-orang yang shaleh. (QS Al-Imran 3:46)
Selain itu, untuk menceritakan kisahnya lebih lengkap Alquran menyebutkan:
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu bukanlah sekali-kali bukanlah orang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah orang yang pezina.’’ Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: ”Bagaimana kami berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?’’ Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikanku seorang Nabi, dan Dia menjadikanku seorang yang diberkati dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) Shalat (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.’’ Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidaklah layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadaNya: “Jadilah’’, maka jadilah. (QS Maryam 19:27-35)
Dalam kajian psikologi, factor ini merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena banyak hal yang terjadi dalam kehidupan manusia yang tidak bias digolongkan ke dalam factor herediter dan lingkungan. Dengan demikian hal tersebut tidak dapat diterangkan dalam keranda penyelidikan material atau empiric.
Peran kehendak Allah dalam menentukan perkembangan individual seperti yang dinyatakan dalam pendekatan Islam akan membantu manusia memahami proses perkembangan yang lebih baik dari pendekatan Psikologi Barat dalam berbagai cara. Kasus kemampuan bicara Nabi Isa as. dan lain-lain dalam buaian merupakan kesaksian terhadap hal ini.

 Manusia Sebagai Khalifah Allah
Islam mengajarkan bahwa manusia adalah khalifah Allah di bumi. Manusia diciptakan pada dasarnya sebagai suci dan beriman, juga membawa citra ketuhanan di dalam dirinya yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah. Dalam Alquran penciptakan manusia dinyatakan sebagai berikut ini :
Kemudian Dia menyempurnakan tubuhnya (manusia) dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruhnya…(QS Al-Sajdah 32:9)
Said Hawwa menyatakan bahwa pada awal penciptaan, ruh tahu akan Allah dan menyatakan kesediaannya untuk mengabdi dan beribadat kepada-Nya. Namun, setelah penyatuan dengan tubuh, datang sifat keterasingan dan kebuasan, sehingga pengetahuan dan penghambaanya kepada Allah dapat lenyap.
Namun, berbeda dengan berbagai makhluk lain, sebagai khalifah Allah manusia memiliki kebebasan berkehendak dibawah penentuan Allah. Walaupun pada saat yang sama manusia memiliki kebebasan terbatas untuk memilih jalan yang hendak dilaluinya. Dalam Alquran dinyatakan:
…dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaanya. Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan merugilah orang yang mengotorinya. (QS Al-Syams 91:7-10)


Perbedaan Individual Dalam Perkembangan Menurut Alquran
Perbedaan individual merupakan kehendak Allah dan ditentukan melalui pembawaan hereditas dan lingkungan. Alquran menyatakan bahwa Allah menciptakan dan membentuk manusia dalam rahim ibunya dengan cara dan bentuk yang berbedan dan unik seperti yang diinginkanNya:
Hai manusia, apakah yang memperdaya kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah? Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang. (QS Al-Iifithaar 82:6-8)
Dia yang membentuk kamu dalam Rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS Al-Imran 3:6)
Lebih lanjut dan dalam pernyataan yang jelas, Alquran menyatakan manusia berbeda-beda satu sama lainnya dalam sifat, karakter, perilaku dan perbuatan:
Katakanlah! Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaanya masing-masing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. (QS Al-Israa 17:84)
Ayat ini menyatakan bahwa manusia memiliki disposisi yang unik. Keunikan yang demikian dapat termanisfestasikan dalam bentuk fisik, kognitif, emosional, moral, dan karakteristik social. Alquran dengan demikian menyatakan bahwa perbedaan antarindividual tidak hanya meliputi perkembangan kognitif, namun juga seluruh aspek perkembangan. Dengan melihat hal ini, orang akan melihat bahwa perbedaan individu merupakan hal yang sangat diperhatikan bahkan dalam berbagai perintah dan larangan Alquran untuk mentaati  Allah dan juga keringanan dalam memenuhi kewajiban terhadap-Nya. Contoh tipikal dari ayat ini adalah perintah untuk memenuhi peraturan Allah semampu mungkin, baik secara individu maupun kolektif:
Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu, dan dengarlah serta taatlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu…(QS Al-Thaghaabun 64:16)
Makna ini juga terkandung juga dalam ayatt berikut:
Allah tidak membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikannya) dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…(QS Al-Baqarah 2:286)
Menurut Ibn Katsir, Allah menerangkan dalam ayat berikut bahwa Dia menciptakan keragaman pada makhluk-makhlukNya, termasuk manusia dalam hal kekayaan, intelektual,pemahaman, dan kemampuan lain yang bersifat internal dan eksternal:
…dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain… (QS Al-Zukhruf 43:32)

Simpulan
Psikologi perkembangan menurut Islam memiliki kesamaan objek studi dengan psikologi perkembangan pada umumnya, yaitu proses pertumbuhan dan perubahan manusia. jika psikologi perkembangan membatasi penelitiannya dari konsepsi sampai kematian, yang memiliki prinsip dasar yang terdiri dari kehidupan manusia merupakan proses yang gradual, memiliki pola tertentu, merupakan proses kumulatif dan silmultan, melampaui keberadaan fenomenal duniawi, dan melewati periode kritis dan sensitive tertentu.
Factor perkembangannya terdiri dari harediter, lingkungan dan yang paling penting adalah factor ketentuan Allah. Dia sendiri yang membentuk manusia dengan bentuk yang berbeda dan unik sehingga setiap manusia antar individu tersebut berbeda.



REFERENSI :

 Hasan, Purwakania, B., Aliah. Psikologi Perkembangan Islami. 2006, Jakarta :                  PT. RAJAGRAFINDO PERSADA

Minggu, 15 Maret 2015

Kerajinan Dari Barang Bekas 1

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas


Koran bekas adalah salah satu barang bekas yang mungkin paling banyak dijumpai dimana-mana. Kemungkinan besar hampir di setiap rumah bisa kita dapati koran bekas yang menumpuk begitu saja karena tidak tahu mau diapakan.

Nah dari pada dibuang begitu saja kali ini kita akan berbagi ide bagaimana memanfaatkan barang bekas seperti koran ini untuk membuat aneka macam kerajinan tangan dari barang bekas.


Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas


Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas


Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas - Koran Bekas


Berikut ini ada beberapa contoh ide kerajinan tangan dari barang bekas (koran bekas) :



Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 1
Lukisan Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 2
Figura Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 3
Tas  Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 4
Bunga Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 5
Kupu-kupu Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 6
Bunga Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 7
Lampion Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 8
Sandal  Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 9
Bunga Koran Bekas

Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas, Aneka Kreasi Koran Bekas 10
Keranjang Anyaman Koran Bekas
Sumberhttp://kerajinantangann.blogspot.com/2013/12/kerajinan-tangan-dari-barang-bekas-koran.html

Minggu, 01 Maret 2015

Kurikulum Pelatihan PMR

ada materi Prolog Kepalangmerahan, yang meliputi:

Sejarah Palang Merah Internasional
Sejarah PMI & PMR
Mars PMI & PMR ( Bhakti Remaja )
Dasar Gerakan PMR

Nah, setelah materi2 itu dikuasai, baru deh siap buat nerima materi Kepalangmerahan yang meliputi 10 Bab materi, yakni:
Bab 1 Pertolongan Pertama ( PP )
Bab 2 Anatomi & Fisiologi
Bab 3 Penilaian Penderita ( Assesment )
Bab 4 Cedera Jaringan Lunak
Bab 5 Cedera Sistem Otot & Rangka
Bab 6 Luka Bakar
Bab 7 Evakuasi Transportasi ( ET )
Bab 8 Kedaruratan Medis
Bab 9 Keracunan
Bab 10 Penanggulangan Bencana Alam ( PBA )

Senin, 09 Februari 2015

PONPES SHIDIQIIN WARA` PURWOJATI: #BersihNegeriku

PONPES SHIDIQIIN WARA` PURWOJATI: #BersihNegeriku: Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar di dunia, ada islam yang mengaku pemeluk Islam yang sesuai nabi/ mirip tingka laku nabi ada yan...

Minggu, 08 Februari 2015

Makalah Tentang Haid-Menstruasi

MAKALAH MENSTRUASI


PEMBAHASAN

I.                   HAID DAN SIKLUSNYA
Haid adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus,disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium.Panjang siklus haid ialah jarak antara tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya haid berikutnya.Hari mulainya perdarahan dinamakan hari pertama siklus.Panjang siklus haid yang normal atau dianggap sebagai siklus haid yang klasik adalah 28 hari.Rata-rata panjang siklus haid pada gadis usia 12 tahun ialah 25,1 hari,pada wanita usia 43 tahun 27,1 hari,pada wanita usia 55 tahun 51,9 hari.Jadi,sebenarnya panjang siklus haid 28 hari itu tidak sering dijumpai.Kira-kira 97% wanita yang berovulasi siklus haidnya berkisar antara 18-42 hari.Jika siklusnya kurang dari 18 hari atau lebih dari 42 hari dan tidak teratur,biasanya siklusnya tidak berovulasi (anovulatoar).
Lama haid biasanya antara 3-5 hari,ada yang 1-2 hari diikuti darah sedikit-sedikit,dan ada yang sampai 7-8 hari.Pada setiap wanita biasanya lama haid itu tetap.Jumlah darah yang keluar rata-rata 33,2 ±16 cc.Pada wanuta yang lebih tua biasanya darah yang keluar lebih banyak.Jumlah darah haid lebih dari 80 cc dianggap patologik.
Kebanyakan wanita tidak merasakan gejala-gejala pada waktu haid,tetapi sebagian kecil merasa merasa  berat dipanggul atau merasa nyeri (disminorea).Usia gadis remaja pada waktu pertama kalinya mendapat haid (menarche) bervariasi,yaitu antara 10-116 tahun,tetapi rata-ratanya 12,5 tahun.Menarche terjadi  di tengah-tengah masa puberta ,yaitu masa peralihan dari anak-anak ke dewasa.Sesudah memasuki  masa pubertas,wanita memasuki masa reproduksi,yaitu masa dimana ia dapat memperoleh keturunan.Masa reproduksi ini berlangsung 30-40 tahun dan berakhir pada masa mati haid atau baki (menopause).
II.                PERUBAHAN HISTOLOGIK PADA ENDOMETRIUM
DALAM SIKLUS HAID
Pada  masa reproduksi dalam keadaan tidak hamil,selaput lendir uterus mengalami perubahan-perubahan siklik yang berkaitan erat dengan aktivitas ovarium.Dapat dibedakan fase –fase endometrium dalam siklus haid,yaitu:
Ø  Fase menstruasi atau deskuamasi
Dalam fase ini endometrium dilepaskan dari dinding uterus dissertai perdarahan.Hanya stratum basale yang tinggal utuh.Darah haid mengandung darah vena dan arteri drah merah sel-sel darah merah dalam hemolisis atau aglutinasi,sel-sel epitel dan stroma yang mengalami disintegrasi dan otolisis,dan sekret dari uterus,serviks,dan kelenjar-kelenjar vulva.Fase ini berlangsung 3-4 hari.
Ø  Fase pascahaid atau fase regenerasi
Luka endometrium yang terjadi  akibat pelepasan sebagian besar beraangsur-angsur sembuh dan ditutup kembali  oleh selaput lendir baru yang tumbuh dari sel-sel epitel endometrium.Pada waktu ini tebal endometrium  ±  0,5mm.Fase ini telah dimulai sejak fase menstruasi dan berlangsung ±4 hari.
Ø  Fase intermenstrum atau masa proliferasi
Dalam fase ini endometrium tumbuh menjadi setebal ±3,5 mm.Fase ini berlangsung dari hari ke-5 sampai hari ke-14 dri siklus haid.Fase proliferasi dapat dibagi atas 3 subfase,yaitu:
1.Fase proliferasi dini (early proliferation phase)
2.Fase proliferasi madya (midproliferation phase)
3.Fase proliferassi akhir (late proliferasi phase)
   1).Fase proliferasi dini
Fase proliferasi dini berlangsung antarake-4 sampai hari ke-7.Fase ini dapat dikenal dari epitel permukaan yang tipis dan adanya regenerasi epitel,terutama dari mulut kelenjar.Kelenjar-kelenjar kebanyakan lurus,pendek dan sempit.Bentuk kelenjar ini merupakan ciri khas fase proliferasi,sel-sel kelenjar mengalami mitosis.
  2).Fase proliferasi madya
Fase ini berlangsung antara hari ke-8 sampai hari ke-10.Fase ini merupakan bentuk transisi dan dapat dikenal dari epitel permukaan yang berbentuk torak dan tinggi.Kelenjar berkeluk-keluk dan bervariasi.Sejumlah stroma mengalami edema.Tampak banyak mitosis dengan inti berbentuk telanjang (nake nucleus).

  3).Fase proliferasi akhir
Fase ini berlangsung pada hari ke-11 sampai hari ke-14.Fase ini dapat dikenal dari permukaan kelenjar yang tidak rata dan dengan banyak mitosis.Inti epitel kelenjar membentuk pseudostratifikasi.Stroma tumbuh aktif dan padat.
Ø  Fase prahaid atau fase sekresi
Fase ini mulai  sesudah ovulasi dan berlangsung dari hari ke-14 sampai ke-28.Pada fase ini endometrium kira-kira tetap tebalnya,tetapi bentuk kelenjar berubah menjadi panjang,berkeluk-keluk,dan mengeluarkan getah,yang makin lama makin nyata.Dalam endometrium telah tertimbun glikogen dan kapur yang kelak diperlukan sebagai makanan untuk telur yang dibuahi.Memang tujuan perubahan ini adalah untuk mempersiapkan endometrium menerima telur yang dibuahi.Fase sekresi dibagi atas:
1.      Fase sekresi dini
2.      Fase sekresi lanjut
  1).Fase sekresi dini
Dalam fase ini endometrium lebih tipis daripada fase sebelumnya kareana kehilangan cairan.Pada saat ini dapat dibedakan beberapa lapisan,yakni:
ü  Stratum basale,yaitu lapisan endometrium bagian dalam yang berbatasan dengan lapisan miometrium;lapisan ini tidak aktif,kecuali mitosis pada kelenjar.
ü  Stratum spongiosum,yaitu lapisan tengah berbentuk anyaman seperti spons.Ini disebabkan oleh banyaknya kelenjar yang melebar dan berkeluk-keluk dan hanya sedikit stroma diantaranya.
ü  Stratum kompaktum,yaitu lapisan atas yang padat.Saluran-saluran kelenjar sempit,lumennya berisi sekret,dan stromanya edema.
  2).Fase sekresi lanjutan
Endometrium dalam fase ini tebalnya 5-6 mm.Daalam fase ini terdapat peningkatan dari fase sekresi dini,dengan endometrium sangat banyak mengandung pembuluh darah yang berkeluk-kelukdan kaya dengan glikogen.Fase ini sangat ideal untuk nutrisi dan perkembangan ovum.Sitoplasma sel-sel stroma bertambah.Sel stroma menjadi sel desidua jika terjadi kehamilan.
III.             MEKANISME HAID
Hormon steroid estrogen dan progesteron mempengaruhi pertumbuhan endometrium.Dibawah pengaruh estrogen endometrium memasuki fase proliferasi yaitu sesudah ovulasi,endometrium memasuki fase sekresi.Dengan menurunnya kadar estrogen dan progesteron pada akhir siklus haid,terjadi regresi endometrium yang kemudian diikuti oleh perdarahan yang terkenal dengan nama haid.
Mekanisme haid belum diketahui seluruhnya,akan tetapi sudah dikenal beberapa faktor,kecuali faktor hormonal yang memegang peranan dalam hal ini.Yang penting ialah:
1.Faktor-faktor enzim
Dalam fase proliferasi estrogen mempengaruhi tersimpannya enzim-enzim hidrolitik dalam endometrium,serta merangsang pembentukan glikogen dan asam-asam mukopolisakarida.Zat-zat yang terakhir ini ikut serta dalam pembangunan endometrium,khususnya dengan pembentukan stroma dibagian bawahnya.
2.Faktor-faktor vaskular
Mulai fasse proliferasi terjadi pembentukan sistem vaskularisasi dalam lapisan fungsional endometrium.Pada pertumbuhan endometrium ikut tumbuh pula arteria-arteria,vena-vena dan hubungan antaranya.
3.Faktor prostaglandin
Endometrium mengandung banyak prostaglandin Edan F2.Dengan desintegrasi endometrium,prostaglandin terlepas dan menyebabkan berkontraksinya miometrium sebagai suatu faktor untuk membatasi perdarahan pasa haid.
IV.             KLASIFIKASI GANGGUAN HAID DAN SIKLUSNYA
Gangguan haid dan siklusnya dalam masa reproduksi dapat digolongkan dalam :
1.Kelainan dalam banyaknya darah dan lamanya perdarahan pada haid :
-Hipermenorea atau menoragia
-Hipomenorea
  1. Kelainan siklus :
- Polimenorea
-Oligomenorea
  1. Perdarahan di luar haid :
-Metroragia
  1. Gangguan lain yang ada hubungan dengan haid :
-Pre menstrual tension (ketegangan pra haid)
-Mastodinia
-Mittelschmerz (rasa nyeri pada ovulasi)
V.                KELAINAN DALAM BANYAKNYA DARAH DAN LAMANYA PERDARAHAN PADA HAID
Hipermenorea atau Menoragia
DefinisiPerdarahan haid lebih banyak dari normal atau lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari), kadang disertai dengan bekuan darahsewaktu menstruasi.
Sebab-sebab:
  1. Hipoplasia uteri, dapat mengakibatkan amenorea, hipomenorea, menoragia. Terapi : uterotonika
  2. Asthenia, terjadi karena tonus otot kurang. Terapi : uterotonika, roborantia.
  3. Myoma uteri, disebabkan oleh : kontraksi otot rahim kurang, cavum uteri luas, bendungan pembuluh darah balik.
  4. Hipertensi
  5. Dekompensio cordis
  6. Infeksi, misalnya : endometritis, salpingitis.
  7. Retofleksi uteri, dikarenakan bendungan pembuluh darah balik.
  8. Penyakit darah, misalnya Werlhoff, hemofili
Tindakan Bidan :Memberikan anti perdarahan seperti ergometrin tablet/injeksi; KIEM untuk pemeriksaan selanjutnya; Merujuk ke fasilitas yang lebih tinggi dan lengkap.
Hipomenorea
Definisi
Adalah 
perdarahan haid yang lebih pendek dan atau lebih kurang dari biasa.
Sebab-sebab:
Hipomenorea disebabkan oleh karena kesuburan 
endometrium kurang akibat dari kurang gizipenyakit menahun maupungangguan hormonal.
Tindakan Bidan :Merujuk ke fasilitas yang lebih tinggi dan lengkap.
VI.             KELAINAN SIKLUS
Polimenorea atau Epimenoragia
Definisi
Adalah 
siklus haid yang lebih memendek dari biasa yaitu kurang 21 hari, sedangkan jumlah perdarahan relatif sama atau lebih banyak dari biasa.
Sebab-sebab:
Polimenorea merupakan 
gangguan hormonal dengan umur korpus luteum memendek sehingga siklus menstruasi juga lebihpendek atau bisa disebabkan akibat stadium proliferasi pendek atau stadium sekresi pendek atau karena keduanya.
Terapi :Stadium proliferasi dapat diperpanjang dengan hormon estrogen dan stadium sekresi menggunakan hormon kombinasiestrogen dan progesteron.

Oligomenorea
Definisi
Adalah 
siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama.
Sebab-sebab:
Perpanjangan stadium folikuller; perpanjangan stadium luteal; kedua stadium menjadi 
panjang; pengaruh psikis; pengaruhpenyakit : TBC
Terapi :Oligomenorea yang disebabkan ovulatoar tidak memerlukan terapi, sedangkan bila mendekati amenorea diusahakan dengan ovulasi.
Definisi
Adalah keadaan tidak datang 
haid selama 3 bulan berturut-turut.
  1. Amenorea Primer, apabila belum pernah datang haid sampai umur 18 tahun.
  2. Amenorea Sekunder, apabila berhenti haid setelah menarche atau pernah mengalami haid tetapi berhenti berturut-turut selama 3 bulan.
Sebab-sebab:Fisiologis; terjadi sebelum pubertas, dalam kehamilan, dalam masa laktasi maupun dalam masa menopausegangguan pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovariumkelainan kongenital; gangguan sistem hormonal; penyakit-penyakit lain; ketidakstabilanemosi; kurang zat makanan yang mempunyai nilai gizi lebih.
Terapi :Terapi pada amenorea, tergantung dengan etiologinya. Secara umum dapat diberikan hormon-hormon yang merangsang ovulasi, iradiasi dari ovarium dan pengembalian keadaan umum, menyeimbangkan antara kerja-rekreasi danistirahat.


VII.          PERDARAHAN DI LUAR HAID
Metroragia
Definisi
Adalah 
perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan haid.
  1. Metroragia oleh karena adanya kehamilan; seperti abortuskehamilan ektopik.
  2. Metroragia diluar kehamilan.
Sebab-sebab:
  1. Metroragia diluar kehamilan dapat disebabkan oleh luka yang tidak sembuh; carcinoma corpus uteri, carcinoma cervicitis; peradangan dari haemorrhagis (seperti kolpitis haemorrhagia, endometritis haemorrhagia); hormonal.
  2. Perdarahan fungsional : a) Perdarahan Anovulatoar; disebabkan oleh psikis, neurogen, hypofiser, ovarial (tumor atauovarium yang polikistik) dan kelainan gizi, metabolik, penyakit akut maupun kronis. b) Perdarahan Ovulatoar; akibatkorpus luteum persisten, kelainan pelepasan endometriumhipertensikelainan darah dan penyakit akut ataupun kronis.
Terapi : kuretase dan hormonal.
VIII.       GANGGUAN LAIN YANG ADA HUBUNGAN DENGAN HAID
Pre Menstrual Tension (Ketegangan Pra Haid)
Ketegangan sebelum haid terjadi beberapa hari sebelum haid bahkan sampai menstruasi berlangsung. Terjadi karena ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterom menjelang menstruasiPre menstrual tension terjadi pada umur 30-40 tahun.
Gejala klinik dari pre menstrual tension adalah gangguan emosional; gelisah, susah tidurperut kembung, mual muntah;payudara tegang dan sakit; terkadang merasa tertekan
Terapi :Olahragaperubahan diet (tanpa garam, kopi dan alkohol); mengurangi stress; konsumsi antidepressan bila perlu; menekan fungsi ovulasi dengan kontrasepsi oral, progestin; konsultasi dengan tenaga ahli, KIEM untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Mastodinia atau Mastalgia
Definisi
Adalah rasa tegang pada 
payudara menjelang haid.
Sebab-sebab:
Disebabkan oleh dominasi 
hormon estrogen, sehingga terjadi retensi air dan garam yang disertai hiperemia didaerah payudara.
Mittelschmerz (Rasa Nyeri pada Ovulasi)
Definisi
Adalah rasa 
sakit yang timbul pada wanita saat ovulasi, berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari di pertengahan siklus menstruasi. Hal ini terjadi karena pecahnya folikel Graff. Lamanya bisa beberapa jam bahkan sampai 2-3 hari. Terkadang Mittelschmerz diikuti oleh perdarahan yang berasal dari proses ovulasi dengan gejala klinis seperti kehamilan ektopik yang pecah.
Definisi
Adalah 
nyeri sewaktu haidDismenorea terjadi pada 30-75 % wanita dan memerlukan pengobatanEtiologi dan patogenesis dari dismenore sampai sekarang belum jelas.
  1. Dismenorea Primer (dismenore sejati, intrinsik, esensial ataupun fungsional); adalah nyeri haid yang terjadi sejakmenarche dan tidak terdapat kelainan pada alat kandunganSebab : psikis; (konstitusionil: anemia, kelelahan, TBC); (obstetric : cervic sempit, hyperanteflexio, retroflexio); endokrin (peningkatan kadar prostalandin, hormon steroid seks, kadar vasopresin tinggi). Etiologi nyeri haid dari bagian perut menjalar ke daerah pinggang dan paha, terkadang disertai dengan mual dan muntahdiaresakit kepala dan emosi labil. Terapi : psikoterapi, analgetika, hormonal.
  2. Dismenorea Sekunder; terjadi pada wanita yang sebelumnya tidak mengalami dismenore. Hal ini terjadi pada kasusinfeksi, mioma submucosa, polip corpus uteriendometriosis, retroflexio uteri fixata, gynatresi, stenosis kanalis servikalis, adanya AKDRtumor ovarium.
Terapi : causal (mencari dan menghilangkan penyebabnya).

IX.              JENIS GANGGUAN MENSTRUASI/HAID


http://majalahkesehatan.com/wp-content/uploads/2010/10/sakit-mens-300x199.jpgPerempuan dapat memiliki berbagai masalah dengan menstruasi/haid mereka. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekali sampai menstruasi berat dan berkepanjangan.
Pola haid boleh saja tidak teratur, tetapi jika jarak antar menstruasi kurang dari 21 hari atau lebih dari 3 bulan, atau jika haid berlangsung lebih dari 10 hari maka Anda harus mewaspadai adanya masalah ovulasi atau kondisi medis lainnya.

1. Amenore

Amenore adalah tidak ada menstruasi. Istilah ini digunakan untuk perempuan yang belum mulai menstruasi setelah usia 15 tahun (amenore primer) dan yang berhenti menstruasi selama 3 bulan, padahal sebelumnya pernah menstruasi (amenore sekunder).
ü  Amenore primer biasanya disebabkan oleh gangguan hormon atau masalah pertumbuhan.
ü  Amenore sekunder dapat disebabkan oleh rendahnya hormon pelepas  gonadotropin (pengatur siklus haid), stres, anoreksia, penurunan berat badan yang ekstrem, gangguan tiroid, olahraga berat, pil KB, dan kista ovarium.

2. Sindrom Pramenstruasi (PMS)

Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah sekelompok gejala fisik, emosi, dan perilaku yang umumnya terjadi pada minggu terakhir fase luteal (seminggu sebelum haid). Gejala biasanya tidak dimulai sampai 13 hari sebelum siklus, dan selesai dalam waktu 4 hari setelah perdarahan dimulai.
Beberapa gejala PMS yang sering dirasakan:
  • Payudara menjadi lembut dan bengkak
  • Depresi, mudah tersinggung, murung dan emosi labil (mood swing)
  • Tidak tertarik seks (libido menurun)
  • Jerawat berkala
  • Perut kembung atau kram
  • Sakit kepala atau sakit persendian
  • Sulit tidur
  • Sulit buang air besar (BAB)

3. Dismenore

Dismenore adalah menstruasi menyakitkan. Nyeri menstruasi terjadi di perut bagian bawah tetapi dapat menyebar hingga ke punggung bawah dan paha. Nyeri juga bisa disertai kram perut yang parah. Kram tersebut berasal dari kontraksi dalam rahim, yang merupakan bagian normal proses menstruasi, dan biasanya pertama dirasakan ketika mulai perdarahan dan terus berlangsung hingga 32 – 48 jam.Dismenore yang dialami remaja umumnya bukan karena penyakit (dismenore primer). Pada wanita lebih tua, dismenore dapat disebabkan oleh penyakit tertentu (dismenore sekunder), seperti fibroid uterus, radang panggul, endometriosis atau kehamilan ektopik.
Dismenore primer dapat diperingan gejalanya dengan obat penghilang nyeri/anti inflamasi seperti ibuprofen, ketoprofen dan naproxen. Berolah raga, kompres dengan botol air panas, dan mandi air hangat juga dapat mengurangi rasa sakit.
Bila nyeri menstruasi tidak hilang dengan obat pereda nyeri, maka kemungkinan merupakan dismenore sekunder yang disebabkan penyakit tertentu.

4. Menoragia

Menoragia adalah istilah medis untuk perdarahan menstruasi yang berlebihan. Dalam satu siklus menstruasi normal, perempuan rata-rata kehilangan sekitar 30 ml darah selama sekitar 7 hari haid. Bila perdarahan melampaui 7 hari atau terlalu deras (melebihi 80 ml), maka dikategorikan menoragia.
Penyebab utama menoragia adalah ketidakseimbangan jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan endometrium terus terbentuk. Ketika tubuh membuang endometrium melalui menstruasi, perdarahan menjadi parah.Menoragia juga bisa disebabkan oleh gangguan tiroid, penyakit darah, dan peradangan/infeksi pada vagina atau leher rahim.

5. Perdarahan Abnormal

Perdarahan vagina abnormal (di luar menstruasi ) antara lain:
  • Pendarahan di antara periode menstruasi
  • Pendarahan setelah berhubungan seks
  • Perdarahan setelah menopause
Perdarahan abnormal disebabkan  banyak hal. Dokter Anda mungkin memulai dengan memeriksa masalah yang paling umum dalam kelompok usia Anda. Masalah serius seperti fibroid uterus, polip, atau bahkan kanker dapat menjadi sebab perdarahan abnormal.
Baik pada remaja maupun wanita menjelang menopause, perubahan hormon dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.



Menstruasi
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cd/MenstrualCycle2.png/280px-MenstrualCycle2.png
Siklus menstruasi pada wanita.
Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause. Selain manusia, periode ini hanya terjadi padaprimata-primata besar, sementara binatang-binatang menyusui lainnya mengalami siklus estrus.
Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari. Umumnyadarah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.
Biasanya pada saat menstruasi wanita memakai pembalut untuk menampung darah yang keluar saat beraktivitas terutama saat tidur agar bokong dan celana tidak basah dan tetap nyaman. Pembalut harus diganti minimal dua kali sehari untuk mencegah agar tidak terjadi infeksi pada vagina atau gangguan-gangguan lainnya. Gunakanlah pembalut yang anti-bakteri dan mempunyai siklus udara yang lancar.

Siklus menstruasi

Siklus menstruasi dibagi atas empat fase:

1.Fase menstruasi

Yaitu, luruh dan dikeluarkannya dinding rahim dari tubuh. Hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks. Hali ini secara bertahap terjadi pada hari ke-1 sampai 7.

2.Fase praovulasi

Yaitu, masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Hal ini terjadi secara bertahap pada hari ke-7 sampai 13.

3.Fase ovulasi

Masa subur atau Ovulasi adalah suatu masa dalam siklus menstruasi wanita dimana sel telur yang matang siap untuk dibuahi. Apabila wanita tersebut melakukan hubungan seksual pada masa subur atau ovulasi maka kemungkinan terjadi kehamilan.

Menentukan masa subur

Beberapa metode dalam menentukan masa subur dapat dilihat dengan beberapa cara:
  1. Perubahan Periode Menstruasi
  2. Perubahan Lendir Servik
  3. Perubahan Suhu Basal Tubuh

4.Fase pascaovulasi

Yaitu, masa kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi. Pada tahap ini, terjadi kenaikan produksi progesteronsehingga endometrium menjadi lebih tebal dan siap menerima embrio untuk berkembang. Jika tidak terjadi fertilisasi, maka hormon seks dalam tubuh akan berulang dan terjadi fase menstruasi kembali.

Tanda dan gejala

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/3d/Nyeri_datang_bulan.jpg/250px-Nyeri_datang_bulan.jpg
Nyeri pada perut merupakan salah satu gejala menstruasi
Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala yang dapat terjadi pada saat masa menstruasi:

Penanggulangan

Saat menstruasi, rasa nyeri akibat kram menstruasi seringkali datang. Bisa hanya samar-samar atau sangat nyeri. Kondisi ini memang sedikit menggangu saat menstruasi. Kondisi yang dalam istilah medisnya disebut dysmenorrhea ini biasanya terjadi di perut bagian bawah.Untuk mengurangi nyeri saat haid, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:
  • Perbanyak asupan cairan untuk menghindari dehidrasi. Kekurangan cairan akan membuat nyerinya semakin terasa. Usahakan untuk minum air hangat untuk meningkatkan aliran darah ke daerah panggul.
  • Membuat ramuan jahe. Caranya, rebus beberapa potong jahe yang telah dimemarkan dalam air lalu minumlah air jahe dalam keadaan hangat.
  • Tempatkan handuk hangat di sekitar perut bagian bawah. Ini cara yang cukup mudah untuk menghilangkan nyeri sementara waktu.
  • Hindari meminum minuman yang mengandung kafein karena bisa memicu iritasi pada usus halus.
  • Meminum teh beraroma mint. Lebih baik jika diminum dalam keadaan hangat.
  • Melakukan peregangan pada pagi hari dapat melancarkan pereedaran darah dan sekaligus mengurangi rasa nyeri.

Kelainan menstruasi

  • Menstruasi yang menyakitkan atau dysmenorrhea.
Dysmenorrhea pertama biasanya dihubungkan dengan naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi, yang menyebabkan rasa sakit. Dysmenorrhea kedua merupakan tanda suatu kelainan mendasar. Dysmenorrhea kedua ini mempengaruhi wanita yang belum pernah menstruasi sebelumnya.Kelainan reproduksi, endometriosis, atau fibroids dapat menimbulkan menstruasi dengan rasa sakit, dan satu-satunya cara untuk mengetahui penyebabnya secara pasti adalah dengan memeriksakannya ke dokter. Gejala dysmenorrhea termasuk rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Kelainan menstruasi ini dapat menunjukkan ketidaksuburan.
  • Menstruasi yang sangat hebat, atau menorrhagia.
Ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim dapat menyebabkan volume darah menstruasi yang sangat tinggi, namun Dr Minkin mengatakan bahwa penyebabnya tidak selalu jelas. Jika wanita mengalami menstruasi selama tujuh hari atau lebih, dan darah yang keluar tidak tertampung lagi oleh pembalut, maka kemungkinan ia menderita menorrhagia. Darah yang menggumpal juga sebenarnya normal, namun gumpalan darah dalam jumlah besar merupakan tanda "heavy periods".Menorrhagia dapat menyebabkan anemia, jadi pastikan Anda mengonsumsi cukup banyak zat besi. Daging yang tidak berlemak, sayuran hijau, sereal, oatmeal, kacang kedelai rebus, dan kacang-kacangan lain, merupakan sumber zat besi yang baik. Anda mungkin membutuhkan obat-obatan dari dokter untuk mengatasi menstruasi yang berlebihan atau anemia, namun pastikan bahwa dokter tahu jika misalnya Anda sedang berusaha hamil.
  • Menstruasi tidak teratur, atau oligomenorrhea.
Menstruasi yang tidak dapat diprediksi datangnya termasuk normal, namun hanya bila hal ini terjadi pada tahun pertama wanita mengalami menstruasi dan saat perimenopause (tahun-tahun menjelang menopause). Ketidakseimbangan hormon atau kelainan juga menyebabkan haid tidak teratur, yang dapat memengaruhi tingkat kesuburan dan kesempatan wanita untuk mendapatkan bayi.
  • Tidak mengalami menstruasi atau amenorrhea.
Jika wanita tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan, kemungkinan ia sedang hamil. Namun penyebab lainnya bisa juga karena ia mengalami amenorrhea, perimenopause, atau menopause. Penyebab yang paling umum dari absennya menstruasi adalah kehamilan. Amenorrhea juga merupakan efek samping dari penyakit, stres, latihan terlalu berat, atau turunnya berat badan yang terlalu banyak. Jika wanita tidak menstruasi, bisa jadi ia tidak berovulasi (tidak melepas telur setiap bulan). Jika tidak berovulasi maka ia akan kesulitan hamil. Penderita sebaiknya menghindari diet dan latihan yang ketat.
http://mtafm.com/v1/wp-content/uploads/2011/02/images-150x150.jpg
Keadaan tiap wanita tidak sama satu dengan yang lain atau tidak bisa disama ratakan namun dapat diambil rata-rata secara statistik. Bagaimana kita disebut menstruasi normal? Dari hasil statistik biasanya seorang remaja putri akan mulai menstruasi pada usia sekitar 12 atau 13an tahun. Siklus dianggap normal  antara 21 s/d 35 hari dan rata-rata 28 hari. Banyaknya darah keluar yang hilang secara normal sekitar 30-40cc dan dianggap tidak normal apabila mengeluarkan darah >80cc extra menoragia ‘darah haid yang berlebihan’. Secara umum masa menstruasi akan berakhir rata-rata pada usia 50 tahun atau waktu seorang wanita mengalami menopause.
Kelainan-kelainan dalam menstruasi:
  1. Amenorea
a.      Amenoria primer
Apabila seorang remaja putri tidak mendapatkan menstruasi pada usia 16 tahun akan disebut dengan keadaanamenorea primer yaitu tidak mendapatkan menstruasi yang primer (sejak awal tidak mendapatkan mens). Perlu kita ketahui bahwa seorang gadis mencapai puberitas tidak hanya ditandai dengan menstruasi saja, sudah ada tanda-tanda seks sekunder sebelum menstruasi dengan melihat kebiasaan wanita yang mulai kelihatan feminim atau perubahan tanda fisik seperti pertumbuhan payudara yang biasanya paling lambat tumbuh pada umur 14 tahun, maka harus wanti-wanti ‘waspada’ jika sudah lebih dari 14 tahun belum mengalami pertumbuhan payudara karena sebenarnya pekembangan menuju ke arah tersebut terjadi pada usia 9-10 tahun. Secara normal jarak rata-rata dari mulai perkembangan awal payudara sampai mendapatkan mens adalah dua tahun, jika seorang wanita sudah mendapatkan itu semua istilahnya dia sudah menjadi wanita yang komplit.

b.      Amenorea sekunder adalah suatu keadaan wanita pada masa subur yang sebelumnya pernah mendapatkan menstruasi tapi kemudian tidak mendapatkannya dengan minimal tiga siklus (tiga bulan). Secara normal ada keadaan seorang wanita secara fisiologi mengalami amenorea sekunder normal yaitu pada keadaan hamil dan menyusui. Ada juga yang dikarenakan gangguan hormonal seperti stress dan gangguan tersebut dapat mempengaruhi jaringan estrogen yang bisa mengganggu siklus menstruasi, misalnya, wanita yang memforsir kegiatannya. Namun, ada pula wanita yang menstruasi berdasarkan dengan jumlah darahnya (ada yang jumlahnya sedikit, ada juga yang banyak.)
  1. Menoragia adalah keadaan seorang wanita mengalami menstruasi dengan jarak waktu yang lama dan jumlah pendarahan yang banyak.
  2. Metrorrhagia adalah suatu keadaan wanita yang mendapat pendarahan tambahan diantara siklus (pendarahan tidak teratur).
  3. Dismenore yaitu suatu keadaan biasa pada setiap wanita yang dideskripsikan berbeda-beda (nyeri, kram, pegal-pegal di pinggang, dsb) pada saat menstruasi dihari pertama dan kedua. Dismenore dapat dibagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder.
    1. a. Dismenore Primer, rasa sakit yang datangnya dari proses menstruasi itu sendiri dan wajar.
    2. b. Dismenore Sekunder, penyakit lain yang mendasari timbulnya sakit. Dismenore ini harus diwaspadai dan dicari penyebabnya.
  4. Pre Menstruasi Syndrome(PMS) atau sekarang lebih dikenal dengan sebutan Pre Menstrual Dysphoric Disorder (PMDD) yaitu perasaan tidak enak, keadaan tidak enak dan komplek meliputi emosi, fisik, psikis, yang dirasakan  biasanya seminggu menjelang menstruasi.
  5. Mastalgia gejalanya yaitu rasa nyeri dan pembesaran mamma sebelum haid. Sebabnya edema dan hiperemi karena peningkatan relatif dari kadar estrogen. pada pemeriksaan harus diperhatikan adanya radang atau neoplasma. Terapi biasanya terdiri atas pemberian diuretikum, sedang pada mastalgia keras perlu diberikan metiltestosteron 5 mg sehari secara sublingual. Bromolriptine dalam dosis kecil dapat membantu pengurangan penderitaan.









PENUTUP

  Kesimpulan
Haid atau menstruasi merupakan ciri khas kematangan biologis seorang perempuan. Haid merupakan salah satu perubahan siklik yang terjadi pada alat kandungan sebagai persiapan untuk kehamilan.
Setiap perempuan normal akan mengalami haid setiap bulannya, yang dipengaruhi oleh faktor hormon, enzim , vascular, dan prostaglandin.
Sebelum datangnya haid perempuan akan mengalami sindrom pra-haid yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, yang berupa perubahan-perubahan atau gejala-gejala fisik maupun mental. Sindrom pra-haid ini berkaitan dengan meningkatnya kadar hormon setiap bulan, rendahnya kadar gula, kekurangan vitamin, perubahan yang tetap dalam bichemicals didalam otak yang mempengaruhi mood, kombinasi dari faktor-faktor itu, atau bukan salah satunya.
Sindrom pra-haid ini tidak selalu sama pada setiap orang, begitu juga dengan siklus haid juga berbeda antara setiap perempuan walau saudara kembar sekalipun. Siklus haid biasanya 28 hari, yang berlangsung selama 3-7 hari. Siklus ini tidak selalu sama setiap bulannya. Perbedaan siklus ini ditentukan oleh beberapa faktor, misalnya gizi, stres, dan usia.
Siklus haid ini berlangsung dalam 4 masa (stadium) yaitu stadium menstruasi, stadium post menstruum, stadium inter menstruum, dan stadium pramenstruum.
Sekarang para perempuan aktif yang sibuk bekerja, baik didalam maupun diluar rumah, tidak perlu khawatir lagi, karena mereka dapat mengatur siklus haid mereka dengan cara mengkonsumsi kontrasepsi oral yang mengandung hormone estrogen dan progesterone.
Adapun gangguan haid yang terjadi dalam masa reproduksi seperti hipermenorea, hipomenorea, polimenorea, oligomenorea, amenorea, premenstrual mention, mastalgia, mittelschmerz, disminorea, dan masih banyak gangguan haid lainnya yang sering dirasakan oleh setiap perempuan.
Saran
Saran yang dapat penulis sampaikan melalui makalah ini adalah:
  1. Kepada setiap perempuan, agar selalu memperhatikan siklus haidnya, untuk menghindari terjadinya gangguan-gangguan yang berhubungan dengan haid.
  2. Untuk menghindari terjadinya sindrom pra-haid, setiap perempuan dianjurkan untuk melakukan perubahan-perubahan diet atau mengatur pola makan seperti yang telah dijelaskan pada bab pembahasan.
  3. Kepada setiap orang tua, terutama orang tua perempuan, agar dapat menjelaskan tentang haid kepada anak-anaknya sedini mungkin, untuk mengurangi rasa takut yang sering dialami oleh anak-anak ketika menghadapi menarche (haid yang pertama kali datang).
  4. Kepada tenaga kesehatan, agar dapat menjelaskan mengenai segala hal yang berhubungan dengan haid, terutama gangguan-gangguan selama haid.





DAFTAR PUSTAKA


Sumber By Internet
  1. http://www.google.co.id/search?hl=id&q=makalah+kespro+tentang+gangguan+haid&meta=
  2. http://bidan2009.blogspot.com/2009/02/siklus-haid-sindrom-pra-haid-serta.html

Book Referensi ( Bacaan )
  1. Affandi, Biran. 1996. Gangguan Haid pada Remaja dan Dewasa. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia: Jakarta.
  2. Wiknjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kandungan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo: Jakarta.
  3. sumberhttp://hamidahsity.blogspot.com/2013/05/makalah-menstruasi.html